Tuban, BeritaTKP.com – Nasib nahas menimpa S, warga asal Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. Pria yang berprofesi sebagai petani tersebut ditemukan meninggal dunia usai terkena sambaran petir saat sedang membajak lahan persil miliknya.

Peristiwa nahas itu bermula saat hujan deras yang disertai petir melanda sebagian wilayah selatan di Kabupaten Tuban. S yang masih berada di sawah pesanggen atau lahan persil miliknya belum juga pulang. Alhasil, peristiwa nahas tersebut tak dapat terhindarkan.

Seorang saksi mata bernama Renu yang merupaka warga setempat (60), mengatakan bahwa korban S berangkat ke lahannya dengan Renu berniat untuk membajak lahan pesanggem. Sesampainya di lokasi lahan pengelolaan tersebut tiba-tiba turun hujan deras. “Saat hujan kami berhenti berteduh di gubuk,” ucap Renu. Kamis (16/11/2023).

Karena hujan dirasa kian lebat dan tak kunjung mereda, keduanya berniat berangkat pulang. Namun, dalam perjalanan pulang tiba-tiba saja kilatan petir menyambar korban S dan membuatnya langsung terjatuh. Sedangkan saksi S selamat. “Kulo (saya) berusaha menolong, tapi korban sudah meninggal dunia,” kata dia.

Renu kemudian bergegas pulang dan meminta pertolongan kepada warga lainnya. Untuk mengevakuasi korban, kejadian itu dilaporkan ke Polres Kenduruan. Mendapatkan kabar itu, pihak Polres Keduruan langsung mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis puskesmas untuk memastikan kematian korban serta mengevakuasi korban.

Kapolsek Kenduruan IPTU Agus Tri wahyudi menjelaskan, pihaknya bersama tim medis telah melakukan pemeriksaan ditubuh korban dan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan. “Jenazahnya sudah dibawa keluarga korban, dan menolak untuk dilakukan visum, karena korban segera dimakamkan,” pungkasnya. (Din/RED)