
Mojokerto, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 694.200A ruas Astra Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), pada Rabu (6/9/2023) kemarin. Kecelakaan tersebut melibatkan Truk ekspedisi nopol B 9648 UXV dan truk tangki nopol N 8103 X muatan tetes tebu. Akibat kecelakaan tersebut, sopir dan kernet truk ekspedisi terluka. Selain itu, tetes tebu tumpah dan meluber ke aspal tol.
Kepala Departemen Layanan Lalu Lintas Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto menjelaskan, truk ekspedisi milik PT Lintas Nusantara Pedana tersebut melaju dari melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya atau dari barat ke timur. Truk yang membawa paket barang tersebut dikemudikan oleh Samuel (42), warga Persatuan, Distrik Mandobo, Boven Digoel, Papua. Sedangkan kernet truk ekspedisi bernama Anas Syahrul Abadi (19), warga Desa Sumingkir, Jeruk Legi, Cilacap, Jawa Tengah.
Sesampainya di KM 694.200A Astra Tol Jomo sekitar pukul 11.40 WIB, truk boks tersebut tiba-tiba menabrak bagian belakang truk tangki nopol N 8103 X yang melaju searah di depannya. “Menurut keterangan kernet Pak Anas, truk boks melaju dengan kecepatan kurleb 100 Km/Jam. Kemudian truk menabrak truk tangki bermuatan tetes tebu di depannya,” terang Zanuar, dilansir dari artikel detikjatim, Rabu (6/9/2023) kemarin.
Kanit PJR Jatim III AKP Imam Syafudin Rodji menduga, kecelakaan ini disebabkan oleh sopir truk ekspedisi yang mengantuk hingga menabrak bagian belakang truk tangki bermuatan sekitar 47 ton tetes tebu. Truk tangki nopol N 8103 X itu dikemudikan Imam Malik (49), warga Desa Wadung, Pakisaji, Kabupaten Malang. “Kecelakaan terjadi karena diduga pengemudi truk boks muatan paket mengantuk,” jelasnya.
Muatan tetes tebu pun tumpah ruah hingga meluber ke jalan tol. Luberan tetes tebu itu membuat permukaan jalan tol menjadi lengket. Guna menangangi hal itu, sejumlah truk pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan tetes tebu yang menutup permukaan jalan tol. Sehingga saat ini, jalur Jakarta-Surabaya sudah bisa dilalui kembali.
Tidak hanya itu, kecelakaan ini juga menyebabkan sopir truk ekspedisi menderita luka berat karena patah kaki kanan dan kiri. Sedangkan kernet truk ekspedisi mengalami luka lecet. “Kedua korban luka sudah kami evakuasi ke RSUD Jombang,” tandas Imam. (Din/RED)





