
Situbondo, BeritaTKP.com – Seorang nelayan bernama Sumiyanto (34), dilaporkan menghilang di perairan Selat Madura. Meski begitu, perahu miliknya ditemukan terdampar di perairan Santos, Desa Bancamara, Dungkek, Pulau Gili Iyang, Sumenep, Madura, dengan kondisi mesin masih hidup.
Warga asal Dusun Mandaran, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo tersebut diketahui menghilang sejak Rabu (30/8) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Sumiyanto berangkat seorang diri untuk mencari ikan dari perairan Besuki, Situbondo. Ia menggunakan perahu berbahan fiber diduga berlayar hingga ke perairan Santos, masuk perairan Kabupaten Sumenep, Madura.
Namun saat dihubungi istrinya, Mardiyanti, sekitar pukul 13.00 siang menggunakan telepon selulernya, tak ada jawaban. Padahal, biasanya saat melaut pun masih bisa dihubungi. Tak lama kemudian, Mardiyanti ditelepon seseorang yang mengaku Kepala Desa Bancamara, Sumenep yang memberitahunya bahwa perahu milik Sumiyanto terdampar di pantai desa setempat.
Saat ditemukan, perahu yang digunakan Sumiyanti melaut dalam keadaan mengalami kerusakan yaitu keter sebelah kanan patah. Tapi kondisi mesin dalam keadaan hidup. Sedangkan barang-barang masih lengkap. Termasuk telepon seluler.
Pihak keluarga di Besuki, Situbondo, lantas memberitahukan kondisi tersebut ke pemdes setempat. Dilanjutkan ke pihak terkait lainnya, antara lain Polsek dan Pusdalops BPBD Situbondo. “Mendapat laporan itu, kami bersama pihak terkait lainnya segera mendatangi rumah korban,” kata Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, Rabu (30/8/2023) kemarin.
Basarnas Pos Jember serta instansi terkait lainnya kini telah berkoordinasi bersama dengan atas hilangnya nelayan asal Besuki itu. “Termasuk berkoordinasi dengan Basarnas Pos Sumenep. Namun saat ini korban masih belum ditemukan,” tanda Puriyono. (Din/RED)





