
Gresik, BeritaTKP.com – Kasus begal payudara yang menyasarkan penjual teh di Gresik telah diketahui fakta aslinya. Ketika korban didatangkan dipanggil oleh Sat Reskrim Polres Gresik untuk dimintai keterangan, korban mengaku hanya dipegang pundaknya.
“Kita sudah minta keterangan korban. Ternyata bukan begal payudara, tapi korban dipegang pundaknya,” tegas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, dilansir dari detikjatim, Kamis (24/8/2023) kemarin.
Setelah mengetahui laporan tindak kriminal mengarah pencabulan tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Polisi lantas mengantongi identitas korban dan segera memanggilnya bersama orang tuanya untuk diperiksa.
“Korban ini dipegang pundaknya oleh pria yang membeli teh waktu itu, karena kaget dan takut, korban berteriak. Nah, korban ini mengira pria ini akan memegang dadanya,” tambah Aldhino.
Untuk itu, lanjut Aldhino, keluarga korban tidak mau membuat laporan atas peristiwa tersebut. “Orang tua korban tidak mau membuat laporan karena putrinya tidak menjadi korban begal payudara. Mereka juga tidak ingin masalah ini menjadi besar dan membuat kegaduhan di Kota Santri,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita penjual es teh di Kabupaten Gresik, menjadi korban begal payudara. Ironisnya, pelaku begal payudara tersebut malah merekam aksi bejatnya saat melakukan pelecehan seksuak kepada penjual es teh.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/8/2023) lalu. Saat itu, dua orang pria mengendarai motor Honda Beat biru bernopol W 2623 NBK, datang untuk membeli minuman di kedai yang dijaga siswi tersebut. Saat hendak membayar, tiba-tiba salah satu pelaku meremas payudara korban. Sedangkan satu pelaku lainnya merekam aksi bejat tersebut dengan menggunakan handphone.
“Iya benar, tapi kita hendak selesaikan secara kekeluargaan. Kita juga sudah tau siapa. Ini privasi mas jadi kita gak bisa kasih keterangan lebih banyak,” kata salah satu managemen kedai teh berinisial AB, Selasa (22/8/2023). (Din/RED)





