
Jombang, BeritaTKP.com – Pabrik kayu milik PT Nugraha Fancy Plywood, atau lebih tepatnya ruang hasil penggilingan serbuk kayu di dalam pabrik ludes terbakar api, pada Jumat (11/8/2023) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB.
Pabrik kayu yang berada di Jl. Prof. Dr. Nurcholish Majdid, Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tersebut merupakan perusahaan distribusi dan produsen kayu lapis sejak tahun 1984.
Asap api mulanya diketahui muncul dari arah serbuk kayu yang berada dalam ruangan berukuran 20×60 M² tersebut. Di dalam ruang tersebut juga terdapat satu set mesin boiler (alat pengubah air menjadi uap yang berbentuk bejana tertutup).
Komandan PMK (Petugas Pemadam Kebakaran) Jombang Syamsul Bahri menjelaskan, kebakaran itu pertama kali diketahui pukul 15.50 WIB oleh karyawan. Api muncul dari atas mesin boiler kemudian merembet ke tumpukan serbuk hasil penggilingan.
Melihat itu, karyawan berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun api semakin membesar. Pasalnya, angin berhembus cukup kencang. Selain itu, material di ruangan tersebut juga banyak benda-benda yang mudah terbakar, semisal serbuk kayu.
Karyawan pabrik pun kemudian meminta bantuan ke Pos Damkar (Pemadam Kebakaran) Jombang. Sekitar pukul 16.05 WIB, Pos Damkar memberangkatkan satu unit pumper truk (truk pemadam) berserta tim.
Sesampainya di pabrik atau lokasi kebakaran, petugas damkar langsung berjibaku melakukan pemadaman. Alhasil, api berhasil dipadamkan dua jam kemudian. “Api padam pada pukul 18.35 WIB,” kata Syamsul yang juga Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.
Apa penyebab kebakaran itu? Syamsul mengatakan, dugaan sementara api berasal dari hasil penggilingan mesin boiler kayu. Kemudian merembet ke tumpukan serbuk hasil penggilingan. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta,” pungkasnya. (Din/RED)





