
Surabaya, BeritaTKP.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta dengan tegas kepada seluruh warganya untuk tidak membayar parkir liar apabila tak diberikan karcis. Pasalnya, persoalan restribusi parkir ini seringkali merugikan warganya.
“Kalau ada parkir yang bayarnya tidak ada karcis, jangan dibayar, di manapun. Nanti tolong kalau ada yang bayar, kasih uangnya, foto (juru parkir) kasih ke saya. Tapi saya minta warga Surabaya jangan pernah mau bayar,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (7/8/2023).
Ia mengaku tak ingin warganya diberatkan dengan persoalan bayar parkir yang restribusinya tak sesuai ketentuan. “Kalau ada yang tidak benar, bangun orang Surabaya, bangkit. Parkir ditarik Rp10.000, Rp20.000, ojok gelem bayar, laporno (jangan mau bayar, laporkan),” katanya.
Namun jika juru parkir (Jukir) tersebut tetap memaksa meminta uang tanpa memberikan karcis, Eri memgimbau agar warga segera menghubungi Command Center 112. “Kalau tetap dipaksa, mobilnya berhenti, langsung telepon 112. Jangan dibayar, karena Surabaya tidak boleh ada yang seperti ini,” tegas Eri.
Eri dengan tegas menyampaikan hal ini, lantaran sebelumnya dirinya telah mendapatkan pengaduan langsung dari warganya soal layanan parkir tanpa diberi karcis. Peristiwa itu menimpa seorang warga saat parkir di Rumah Sakit (RS) Siloam dan di depan Kantor BPJS Kesehatan.
“Ada (warga) yang WhatsApp aku. Kemarin di Siloam, pagi ini ada di depannya BPJS. Jadi kalau ada yang meminta (uang) tidak dikasih karcis, balik lagi motornya parkir telepon 112. Surabaya jangan dibuat gaduh, kasihan warga Surabaya,” jelasnya. (Din/RED)





