
Ponorogo, BeritaTKP.com – Sebuah kandang kambing di Pondok Pesantren (Ponpes) Hasan Munadi di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, diserang si jago merah. Akibat peristiwa itu, 14 ekor kambing milik ponpes tersebut tewas terpanggang. Kerugian materiil pun ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo, Joko Waskito mengatakan, kebakaran itu terjadi pada Senin (8/8/2023) kemarin. “Kejadian kebakaran itu, terjadi pada pagi tadi,” katanya.
Supaya api cepat padam, petugas damkar menerjunkan dua mobil PMK-nya ke lokasi sesuai standar operasional prosedur (SOP). Perjalanan menuju lokasi sempat mengalami kendala sebab lokasi jauh dari pusat kota Ponorogo.
Membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit untuk petugas bersama mobil Damkar tiba di lokasi kandang ponpes. Sekitar satu jam yang diperlukan oleh petugas Damkar Ponorogo untuk memadamkan api di kandang kambing itu. “Petugas berhasil memadamkan api, kurang lebih satu jam,” katanya.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran itu dipicu oleh aksi bakar sampah yang dilakukan oleh sejumlah santri Ponpes Hasan Munadi di dekat kandang kambing milik ponpes. Diduga api merembet ke kandang kambing akibat tertiup oleh angin.
Akibatnya, sedikitnya ada 14 ekor kambingnya tewas terpanggang dalam kebakaran itu. Tewasnya 14 kambing itu, mengakibatkan kerugian mencapai Rp 150 juta. “Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta,” katanya.
Dengan adanya peristiwa ini, Joko menghimbau kepada warga agar berhati-hati saat hendak membakar sampah. Usahakan pembakaran dilakukan jauh dari benda yang dapat memicu merambatnya api. “Kita harus selalu berhati-hati dan mematuhi tindakan pencegahan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Supaya terhindar dari bencana, khusus bencana kebakaran,” pungkasnya. (Din/RED)





