Brebes, BeritaTKP.com – Siti Saropah (24) ibu kandung dari Ardani bayi 20 hari yang ditemukan tewas mengapung didalam sumur dirumahnya yang berada di Bumiayu, Brebes, telah diamankan oleh polisi.

Polisi mencurigai Siti usai menemukan kejanggalan terkait tewasnya bayi tersebut.

KBO Satreskrim Polres Brebes, Iptu Puji Heryati mengaku kejanggalan itu karena bayi berpindah dari tempat tidur ke dalam sumur tanpa ada seorangpun yang memindahkan. Puji berkesimpulan bayi 20 hari belum bisa berjalan atau merangkak sehingga ada pihak yang sengaja memindahkannya kedalam sumur tersebut.

“Masa bayi 20 hari bisa pindah sendiri. Dia tidur diapit ibu dan neneknya, kok tiba tiba pindah dari tempat tidur. Tidak mungkin kalau tidak ada yang memindahkan,” terang Puji, Jumat (4/8/2023).

Berdasarkan petunjuk itu, polisi pun bergerak memeriksa saksi-saksi. Siti Saropah (ibu bayi), Alif Romadhoni (ayah bayi), Saroah (nenek bayi), dan Toipudin (kerabat) diperiksa secara terpisah.

“Setelah anggota mendapatkan informasi dan melakukan olah TKP, kemudian anggota Reskrim Polsek Bumiayu bersama dengan Resmob Polres Brebes melakukan interogasi pendalaman keterangan ibu kandung korban, suami dan neneknya, secara terpisah,” terang Puji.

Dari pemeriksaan itu, dugaan pelaku menguat ke Siti. Polisi menduga Siti sengaja membuang bayinya sendiri.

“Kemudian didapatkan keterangan fakta dan alibi dan dibenarkan oleh Saropah bahwa yang melakukan perbuatan adalah dia,” bebernya.

Dijelaskan lebih lanjut, saat ini polisi sedang memeriksakan kondisi kejiwaan Saropah di RSUD Suselo Slawi. Hal ini untuk memastikan kondisi mental pelaku.

“Jadi sementara belum penetapan tersangka, karena harus memeriksakan dulu psikologi pelaku,” pungkas Puji. (red)