Brebes, BeritaTKP.com – Nasib malang harus dialami oleh bayi yang baru berusia 20 hari. Bayi malang itu ditemukan tewas mengapung didalam sumur yang berada di rumahnya dan saat ini polisi sedang mengusut kasus tersebut.
Bayi laki laki bernama Andani Alfaruk (20 hari) merupakan anak pertama dari pasangan suami istri Alif Romadhoni (27) dan Siti Saropah (24) warga Desa Penggarutan Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.
Kapolsek Bumiayu Iptu Kasam menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya tidur bersama ayah, ibu dan neneknya yang bernama Saropah berada di dalam kamar.
Pada Hari Rabu pukul 19.30 WIB bayi tidur bersama kedua orang tua dan nenek. Bayi diapit oleh ibu dan nenek, sedangkan Alif tidur di bawah,” ujar Iptu Kasam, Kamis (3/8/2023).
Kemudian pada Kamis dini hari pukul 01.00 WIB, Siti Saropah bangun memberi minum ASI kepada bayinya. Usai bayi terlelap, Saropah pun kembali tidur.
Pukul 02.00 WIB, Saropah bangun dan melihat anaknya sudah tidak ada di sebelahnya. Seisi kamar pun panik dan mencari keberadaan bayi tersebut.
“Ibu korban membangunkan suami dan Saropah, mereka mencari di bawah tempat tidur namun tidak ditemukan. Selanjutnya minta bantuan saudara dan warga sekitar rumah untuk ikut mencari keberadaan bayinya,” ucap Kasam.
Tak lama kemudian, bayi ditemukan sudah berada dalam sumur rumah Saropah. Bayi ini pertama ditemukan oleh Toipudin, kerabat Saropah.
“Bayi ditemukan oleh Toipudin dalam sumur milik orang tua korban. Posisi bayi terbalik, mengapung, kepala di bawah, kaki di atas sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Kapolsek.
Iptu Kasam menambahkan kasus ini dalam penyelidikan polisi.
“Masih lidik untuk mengungkap penyebab kematian korban,” pungkasnya. (red)




