ILUSTRASI.

Lamongan, BeritaTKP.com – Seorang pria muda berinisial FR (29) ditemukan tewas dengan leher tergantung di dalam rumahnya yang ada di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (4/8/2023) kemarin.

Korban ditemukan tewas gabtung diri pertama kali oleh warga bernama Runti (52) yang hendak ke rumah korban. Saat itu, Runti hendak membagikan makanan baksi sosial kepada korban.

“Pada saat masuk ke rumah korban itulah saksi melihat korban dalam keadaan gantung diri di blandar di dalam rumah,” kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro.

Melihat korban dalam keadaan menggantung, Runti kemudian bergegas keluar dan memberitahukan apa yang ia lihat tersebut kepada suaminya dan warga sekitar. Suami dan warga kemudian menghubungi kepala dusun untuk kemudian mendatangi rumah korban.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke polisi setempat. “Kades Jatirejo yang mendapat laporan kejadian ini kemudian juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tikung,” ujar Anton.

Polisi yang mendapat laporan demikian langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP. Dari hasil pemeriksaan jenazah tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan diduga murni bunuh diri.

Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban, yang merupakan tunarungu tersebut diketahui nekat melakukan aksinya karena depresi. Korban diketahui sebekumnya sempat bekerja di Mojokerto namun terkena PHK imbas pandemi COVID-19.

Saat kejadian, lanjut Anton, keadaan rumah juga sepi. Anggota keluarga yang mendapat informasi tersebut kemudian menolak korban diautopsi dan menerima sebagai musibah.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Pihak keluarga juga tidak menghendaki dilakukan autopsi dalam dimana semua itu dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai,” tandas Anton. (Din/RED)