Puluhan anggota pesilat diamankan oleh Polres Tuban.

Tuban, BeritaTKP.com – Sebanyak 48 anggota silat yang melakukan konvoi di Kecamatan Plumpang dengan membawa serta senjata tajam (sajam), pada Kamis (27/7/2023) kemarin, telah diamankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Tuban beserta kendaraannya.

Para pesilat yang nekat berkonvoi tersebut berasal dari berbagai wilayah, seperti dari Nganjuk, Lamongan, Bojonegoro, dan sebagian wilayah Tuban. Mereka rela memasuki tanah Bumi Wali lantaran sebelumnya tersulut emosi dengan flyer yang isinya memprovokasi seluruh warga anggota silat. “Dalam flyer itu isinya memprovokasi akan menghijaukan Polres Tuban siang ini,” ucap Kapolres Tuban AKBP Suryono.

Oleh karena itu, pihaknya sejak tadi pagi telah mensiagakan personel TNI/Polri mulai dari Brimob, Kompi, Kodim 0811 Tuban. Selain itu, beberapa personel Polres Tuban juga melakukan sweeping di tempat nongkrong, kafe, atau tempat berkumpulnya anak muda dalam rangka mengantisipasi.

Hasilnya, saat sweeping para pesilat itu membawa senjata tajam berupa samurai, pedang, pisan, dan tongkat. “Tentu ini ada indikasi bahwa akan melakukan tindakan anarkis sehingga kita amankan di Polres Tuban,” paparnya.

Pihaknya juga telah menghubungi orang tua dari apra pesilat yang diamankan tersebut, lantaran mayoritas dari mereka rata-rata masih dibawah umur. Begitu juga Ketua cabang dari silat tersebut turut dipanggil oleh Kapolres Tuban dan juga ketua ranting untuk menyampaikan informasi ini kepada rekan-rekannya agar tidak terprovokasi.

“Kita masih akan telusuri pembuat akun tersebut, karena posisinya di Nganjuk. Jadi saya mohon kepada seluruh masyarakat jangan mudah terprovokasi hal-hal yang belum tentu kebenarannya sehingga menimbulkan keresahan,” pungkasnya. (Din/RED)