Kijang Innova yang menabrak kuda Kapten Mazda (kiri), Isuzu Panther yang menabrak kuda Quetaro (kanan).

Ponorogo, BeritaTKP.com – Dilaporkan telah terjadi kecelakaan di jalan raya Ponorogo-Trenggalek km 7-8, wilayah Desa Winong, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (14/7/2023), sekira pukul 02.30 WIB.

Dalam kecelakaan itu, dua ekor kuda balap bernama Kapten Mazda dan Quetaro yang diawasi oleh im Wiskia Stable Kediri Sholehudin (45), mengalami luka parah, bahkan ada yang mati.

Kuda Kapten Mazda dilaporkan mati usai tertabrak Kijang Innova nopol AG 1257 TJ yang dikendarai oleh Hidayat (67) warga Kabupaten Trenggalek. Sementara Kuda Quetaro mengalami patah kaki depan setelah tertabrak Isuzu Panther AE 1410 TE yang dikendalikan Eko Hadi Riyanto (26).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Imammuddin mengatakan kuda yang tertabrak mobil itu merupakan kuda dari Kediri. Si pemilik rencananya hendak mengikutkan kedua kuda tersebut dalam rangkaian Grebeg Suro di Ponorogo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi mata di lokasi kejadian, mulanya sang pemilik menempatkan kuda-kudanya di dalam kandang, lokasinya di Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. “Di kandang awalnya ada 3 kuda. 2 kuda yang tertabrak itu datang terakhir. Yang membawanya pelatih, joki dan perawat kuda,” beber Iptu Imamuddin.

Namun, kedua kuda tersebut terlepas dan akhirnya beradu saling kejar di sepanjang Jalan Trenggalek-Ponorogo. Nahasnya, kuda pertama bernama Kapten Mazda bertabrakan dengan mobil Kijang Inova yang saat itu hendak membawa pasien ke Rumah Sakit Solo. “Mobil dari arah timur atau Trenggalek. Kudanya mau ke timur juga. Ditabrak begitu saja, karena memang kondisinya gelap,” beber Iptu Imamuddin.

Selanjutnya, kuda kedua bernama Quetaro juga tertabrak tak jauh dari lokasi penabrakan kuda Mazda. Quetaro tertabrak Isuzu Panther yang sedang mengarah dari timur ke barat. “Untuk kuda kedua patah kaki yang depan,” ungkap Iptu Imamuddin.

Untuk pengemudi maupun penumpang kedua mobil tidak mengalami luka. Hanya mobil Inova maupun Panther rusak parah. Kerusakan itu bagian depan pada masing-masing mobil.

Sementara kerugian yang dialami oleh pemilik kedua kuda tersebut ditaksir hingga ratusan juta. “Kerugiannya ratusan juta. Karena estimasi harganya untuk satu kuda mencapai Rp 80 juta. Jika dijumlahkan ratusan juta,” paparnya.

Iptu Imamuddin juga mengaku, bahwa Sabtu (15/7/2023) besok, pihaknya akan mengumpulkan semua pihak yang terlibat kecelakaan, baik pemilik kedua kuda maupun pemilik mobil yang terlibat kecelakaan. “Pemilik kuda orang Kediri. Besok kami kumpulkan mediasi sih. Nanti dicari jalan tengahnya bagaimana,” pungkasnya. (Din/RED)