
Ponorogo, BeritaTKP.com – Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto bersama dengan anggota Komisi A melakukan sidak jalan yang ditembok oleh Bagus Robyanto, warga Jalan Gajah Mada, Ponorogo, pada Senin (3/7/2023) lalu.
Lokasi jalan yang ditutup tersebut terletak di Jalan Gajahmada yang tembus Jalan Dieng. Tepatnya, di antara Kafe Link dan Toko Elektronik Gatutkaca, di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
Tak datang sendiri, mereka juga didampingi pihak Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, BPN Ponorogo, dan pihak Pemkab Ponorogo seperti DPUKP dan Satpol PP Ponorogo.
Sunarto mengaku, ia dan petugas lainnya bertemu dengan warga yang terdata tredampak penutupan jalan tersebut. Menurutnya, saat ini kedua belah pihak, baik warga maupun Bagus Robyanto masih panas.
Dia meminta semua pihak menahan diri untuk tidak memperkeruh, agar kasusnya bisa selesai dengan cepat. “Kami mendinginkan situasi dulu. Jangan ada yang memperkeruh suasana. Warga juga jangan berkomentar macam-macam dulu,” kata Sunarto, Selasa (4/7/2023) siang.
Sementara Luran Bangusari, Andrea Perdana mengungkap bahwa kasus ini bermula sejak adanya ketidakharmonisan antara Roby dan warga setempat. “Penembokan ini merupakan puncak ketidakharmonisan antara keduanya semacam akumulasi, menjadi sebuah kejengkelan hingga ke pengadilan itu mungkin akumulasi segalanya,” tegas Andre.
Pihak kelurahan sudah berusaha meredam kedua belah pihak, agar nantinya bisa membicarakan dengan kepala dingin. “Tapi ya sekarang mungkin belum bisa. Kami masih berusaha agar akses warga segera normal. Agenda bupati adalah segera melakukan eksekusi pada kasus penutupan akses jalan ini,” bebernya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Jalan Gajah Mada, Ponorogo, merasa terisolir akibat salah satu jalan akses keluar-masuk ditembok oleh salah satu warga setempat yang bernama Bagus Robyanto. Bukan tanpa sebab, Bagus Robyanto menutup jalan tersebut lantaran kesal dirinya tidak dianggap oleh warga sekitar. (Din/RED)





