Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang pemuda bernama Eko Prasetyo Wibowo, warga Banyu Urip Kaplingan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, ditemukan tidak bernyawa di tepi rel kereta api, tepatnya di KM 218+7 atau Raya Sememi Baru, pada Rabu (7/6/2023) pagi tadi.
Kabid Darlog BPBD Linmas Surabaya, Buyung Hidayat menduga, pemuda berusia 26 tahun tewas akibat terserempet kereta api (KA). “Kami terima berita 05.55 WIB dan langsung menuju lokasi di Jalan Raya Sememi Baru (belakang Polsek Benowo),” kata Buyung, Rabu (7/6/2023).


Usai mengevakuasi, pihaknya kemudian menghubungi pihak keluarga. Menurut keterangan keluarga, korban mengalami gangguan kejiwaan. “Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban mengalami sakit masalah kejiwaan. Untuk penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.
M Arbian Khoruzzadi Putra (21), salah satu petugas keamanan Stasiun Kandangan menuturkan pihaknya mengetahui ada korban terserempet setelah diberitahu masinis KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi.
Menurutnya, korban saat itu tergeletak sudah tak bernyawa di KM 218+7 atau Raya Sememi Baru. Atas laporan tersebut ia dan rekan-rekannya langsung mengecek lokasi. “Saat di cek, memang benar adanya orang korban terserempet kereta api,” tutur Arbian.
Petugas gabungan langsung melakukan proses identifikasi terhadap jasad Eko, termasuk oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Setelah identifikasi, korban selanjutnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo. (Din/RED)




