Surabaya, BeritaTKP.com – Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) melantik Ketua DPC (Dewan Pengurus Cabang) Surabaya, Renny Arijani dan sejumlah anggota. Dalam pelantikan yang bertepatan dengan hari lahir Pancasila ini, perwakilan dari sejumlah daerah di Jawa Timur turut hadir meramaikan.

Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) KKI Mieke Sifora mengatakan, pelantikan dan pengukuhan DPC Surabaya KKI ini, memang suatu upaya untuk melestarikan budaya Jawa. Menurutnya, orang luar negeri saja sangat berminat dengan kebaya, lalu mengapa di Indonesia seakan tidak digubris.

“Jadi wanita-wanita yang berdaya dan berbudaya itu kita harus tidak melupakan budaya kita sebagai orang Indonesia, karena sudah sering kan di daerah atau di luar negeri sana banyak yang minat dengan kebaya, tapi Indonesia tidak digubris istilahnya,” kata Mieke, Kamis, (01/06/2023).

Oleh karenanya, selain mengajak kaum wanita khususnya wanita Jawa untuk terus melestarikan budaya kebaya sebagai salah satu identitas bangsa Indonesia, KKI juga akan menyasar generasi milenial untuk turut serta dalam menjaga dan memelihara kearifan lokal bangsa Jawa tersebut.

“Nah kemarin kan ada Unesco, kebaya to Unesco itu makanya kita banyak-banyak melestarikan budaya dan mengajak orang-orang, ibu-ibu yang mau berkebaya. Dan itu milenial-milenial juga semua akan saya gerakkan dari SMP, SMA, sampai mahasiswa,” tandas Mieke.

Sementara itu, Ketua DPC Surabaya KKI yang sudah menjabat untuk yang kedua kalinya ini, Renny Arijani mengungkapkan, sebagai cabang dari DPP KKI, DPC Surabaya KKI akan menyelaraskan misi dan terus bersinergi untuk menjalankan aktivitas yang sempat tertunda karena terpaan covid 19.

“Targetnya adalah menyelaraskan antara DPD Jawa Timur dan DPC Surabaya untuk selalu bersinergi dalam menjalankan semua aktivitas yang selama ini sudah kita bangun bersama-sama dari pusat DPD maupun DPC,” ungkapnya.

“Harapan untuk DPC Surabaya semoga kegiatan yang selama ini sudah kita rintis dan kita jalankan semakin maju, semakin bervariasi karena kegiatan yang kita lakukan sempat terhenti ketika covid. Nah ini kita akan galang lagi semua agenda reguler agar berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Renny. (red)