Jember, BeritaTKP.com – Seorang bocah perempuan berinisial AN (12), warga asal Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger, hampir menjadi korban percobaan penculikan oleh sejumlah pria bertopeng.

Korban diketahui diculik oleh pria yang mengendarai motor. Korban sempat dibawa sekitar 500 meter dari lokasi awal diculik. Namun, korban berhasil meloloskan diri karena sempat melawan pelaku.

Polisi saat meminta keterangan dari korban percobaan penculikan di Jember.

Kapolsek Puger AKP Eko Basuki Teguh mengatakan penculikan terjadi pada Sabtu (13/5/2023) petang lalu. “Korban berinisial AN, usia 12 tahun. Kejadian kemarin petang ketika korban berjalan hendak ke musala untuk mengaji,” katanya.

Pada saat di jalan, Eko mengungkap, tiba-tiba muncul pria memakai topeng sambil mengendarai motor. Pelaku kemudian menarik tangan kanan AN dan menaikkan tubuh AN ke atas motor.

Tidak hanya itu, pelaku juga sempat menyumpal mulut bocah tersebut menggunakan jilbab. Pria itu lalu membawa korban ke arah selatan, tepatnya ke Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, yang berjarak hampir 500 meter. Korban yang memberontak kemudian menggigit tangan pelaku dan berhasil lepas.

“Karena korban berontak, akhirnya pelaku digigit tanganya dan lepas. Lalu bocah perempuan tersebut melarikan diri dan berhalan dan ditemukan warga sekitar yang kebetulan mengenai yang bersangkutan,” kata Eko, Minggu (14/5/2023) kemarin.

Peristiwa ini awalnya tidak dilaporkan ke polisi. Namun kemudian viral di media sosial Facebook dan polisi pun menindaklanjutinya. “Dan kami lakukan lidik, itu apakah orang iseng atau memang yang bersangkutan adalah jaringan atau untuk memperkeruh suasana di wilayah kami,” kata Eko.

Polisi, kata Eko, telah meminta keterangan AN dan sejumlah saksi. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran pelaku yang memiliki ciri-ciri seperti yang disampaikan korban. “Mohon doa, semoga kami segera tangkap, dan motif apa sebenarnya yang terjadi,” pungkas Eko. (Din/RED)