Banyuwangi, BeritaTKP.com – Telah terjadi peristiwa berdarah di Perkebunan PTPN XII Kalitelepak, masuk Afdeling Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Korban dalam peristiwa tersebut adalah dua orang pekerja perkebunan. Mereka dibacok oleh sesama pekerja perkebunan tersebut. Akibatnya, satu orang tewas dan satunya lagi dalam keadaan kritis.
Korban tewas diketahui bernama Bibit (55) dan korban kritis bernama Slamet (51) yang kini dalam perawatan di RS Al Huda Gambiran. Keduanya tergeletak bersimbah darah setelah diduga disabet oleh SN (50), rekan kerja kedua korban.

Insiden pembacokan itu terjadi pada Kamis (4/05/2023) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Tubuh keduanya pertama kali ditemukan oleh mandor perkebunan bernama Puji Kurniawan (30). “Tahu- tahu sudah tergeletak di persimpangan jalan kebun. Keduanya bersimbah darah. Baru diketahui oleh pengawas kerja,” ujar Subur Pamungkas, Humas Perkebunan Kalitelepak PTPN XII.
Melihat kondisi Slamet yang terbaring dan masih bernafas, lanjut Subur, pihaknya langsung mengevakuasi korban menuju pusat medis. “Kita bawa ke RS Al Huda Gambiran menggunakan mobi Jeep. Sampai kini kita belum tahu kondisi korban. Dengar-dengar masih kritis,” ungkapannya.
Terkait motif yang didasari korban, untuk saat ini masih belum diketahui. Namun, berdasarkan pengakuan pengakuan Mustari (53), rekan kerja korban dan pelaku, sebelumnya tak ada cekcok ataupun perselisihan diantara ketiganya.
Semua rekan kerja mengaku kaget mengapa SN tega membacok kedua korban hingga menewaskan satu orang rekannya. “Heran juga. Ketiganya juga mitra kerja dan juga kerap bersenda gurau. Semua temannya kaget di sini,” ujarnya.
Tim Inafis Polresta Banyuwangi langsung melakukan olah TKP dan identifikasi sekitar pukul 10.00 WIB. Proses pemeriksaan rampung, jasad Bibit lalu dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Yang pasti, pelaku SN melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya. Pria asal Ngapakan, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung itu masih diburu polisi. “Identitas pelaku sudah kami kantongi dan sekarang masih proses pengejaran,” kata Kapolsek Siliragung AKP Mujiono.
Namun, polisi belum bisa menanyai korban lebih lanjut soal detail peristiwa. Sebab, tak ada saksi mata lain di lokasi saat kejadian. “Korban selamat belum bisa ditanyai lebih detail karena luka parah,” ujarnya. (Din/RED)





