Sidoarjo, BeritaTKP.com – Aksi mesum seorang pemuda diduga berinisial AIA, warga asal Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, viral di media sosial (medos). Pemuda tersebut kepergok mencuria 3 buah bra milik Ayu, warga asal Desa Kendensari, kecamatan/kabupaten sekitar.
Aksinya tersebut lantas dijadikan konten atau divideokan oleh warga setempat. Video tersebut diunggah oleh pemilik akun muhammadmahmudi862 di Tiktok Lite dengan caption ‘maling jemuran’ dengan iringan backsound maling – modern gank. Aksi pelaku tersebut diunggah pada Sabtu (8/4/2023) lalu.

Dalam video tersebut terlihat AIA mengenakan celana jean biru dan memakai kaos lengan pendek warna biru, dikombinasi dengan warna merah pada bagian leher dan ujung lengan tersebut. Dia ketahuan meloncat pagar sambil tangan kanannya memegang sebuah bra (BH) wanita berwarna putih.
Tak hanya itu, di bawah tembok yang berlumut tersebut tampak ada dua BH berwarna pink dan coklat berserakan. Jadi total, ada tiga buah BH yang terkumpul dengan masing-masing berwarna pink, coklat, dan putih yang barusan diambil.
“Pemuda itu mirip seperti AIA warga Tanggulangin yang pernah diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Tanggulangin tahun 2021 silam. Tik Tok soal aksi pelaku juga menyebar di WhatsApp Group (WAG),” ucap Roby salah satu warga Tanggulangin, Minggu (9/4/2023) kemarin.
Ia menyebutkan, pada tahun 2021 silam, pemuda yang bersangkutan, pada dini hari kepergok mengambil BH milik Ayu warga Kedensari Tanggulangin. Bahkan pengakuan Ayu tidak satu kali kehilangan BH yang dijemur. Sebelumnya juga pernah kehilangan.
Diketahui, pada tahun 2021 silam, pemuda yang bersangkutan kepergok mengambil BH milik Ayu pada dini hari. Bahkan menurut pengakuan Ayu, dirinya tidak satu kali kehilangan BH yang ia jemur. Sebelumnya juga pernah kehilangan.
Saat pelaku ditangkap, ia mengaku 4 kali melakukan hal yang sama. Bahkan, sempat disoraki oleh para pemuda lain pada saat itu. Warga menyebut, pelaku berhak menyandang sebagai duta pakaian dalam. “Tapi syukur terduga pelaku saat itu tidak sampai di hakimi massa karena ada yang memahami yang bersangkutan sepertinya ada kelainan,” tandasnya.
Roby juga meminta kepada pihak keluarga untuk intensif melakukan pengawasan terhadap yang bersangkutan. Masih syukur yang memergoki hanya menvideokan, tidak sampai meneriaki maling lalu mengundang massa berdatangan.
“Ya sekali lagi, pengawasan keluarga terhadap AIA harus benar-benar dilakukan. Pihak keluarga juga harus memberikan pengertian terhadap AIA soal perbuatannya itu tidak baik,” imbuhnya. (Din/RED)





