Ngawi, BeritaTKP.com – Seorang pencari ikan bernama Mugiyono (52), warga asal Desa Dampit, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, ditemukan mengambang di Waduk Pondok, pada Minggu (9/4/2023) kemarin, pukul 21.39 WIB.

Arif Wibowo selaku Sekertaris Desa Dampit mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika saat korban yang tak kunjung pulang dari waduk sejak pagi hingga petang tiba. Pria tersebut pamit mencari udang dengan menggunakan perahu mesin miliknya.

“Kemudian Saini istri korban yang mendapati suaminya tidak kunjung pulang hingga malam melakukan pencarian. Dia hanya menemukan perahu di tengah waduk. Sedangkan suaminya tidak berada di dalamnya,” kata Arif, Senin (10/04/2023).

Jenazah Mugiyono saat dibawa ke rumah duka usai ditemukan meninggal tenggelam di Waduk Pondok.

Saini menduga, suaminya tenggelam di dalam waduk. Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak desa dan polisi. “Akhirnya pencarian dilakukan ramai ramai bersama warga lain menggunakan perahu. Setelah hampir 3 jam pencarian, pak Mugiyono akhirnya kita temukan tak bernyawa. Mengambang di waduh,” ungkapnya.

Sontak, sang istri Saini (43) menangis histeris ketika melihat Mugiyono ditemukan sudah tidak bernyawa. Begitu juga ibu korban, Parti (69) juga menangis histeris hingga pingsan pada saat melihat jenazah anaknya yang sudah ditutupi kain.

Pasca ditemukan, jenazah ayah satu anka tersebut langsung dievakuasi warga ke rumah duka yang jaraknya sekitar 20 meter dari Waduk Pondok. Pihak kepolisian yang datang ke lokasi melakukan visum ditempat dan tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal karena tenggelam di Waduk Pondok. (Din/RED)