Gresik, BeritaTKP.com – Jembatan Manyar Gresik yang dibangun pada tahun 1989 dengan panjang 71 meter sempat dirasakan bergoyang saat dilewati oleh kendaraan dengan muatan besar. Kondisi ini dinilai dapa membahayakan para pengguna jalan.

Goyangnya Jembatan Manyar Gresik diduga disebabkan oleh seringnya kendaraan bertonase berat berlalu lalang di atas jembatan tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, imbasnya bisa membahayakan bagi pengguna jalan lainnya.

Menanggapi hal ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim, Sentot Wijayanto menuturkan, saat ini kontraktor sedang menangani perbaikan Jembatan Manyar itu agar tidak bergoyang saat dilalui kendaraan. “Proses perbaikan sedang berjalan. Kelayakan Jembatan Manyar terus dipantau,” tuturnya, Selasa (4/4/2023).

Keberadaan Jembatan Manyar tersebut sangat penting bagi arus lalu lintas maupun logistik. Apalgi di sekitar jembatan banyak beridri perusahaan nasional berskala besar yang masih memanfaatkan moda transportasi darat untuk distribusi barang.

Salah satu pengguna jalan roda dua bernama Andriyanto (35), warga asal Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, mengaku merasak betul getaran jembatan saat pulang kerja sore hari dan terjebak macet di tengah jembatan. “Seperti ada gempa, bergoyangnya sangat terasa sekali saat ada kendaraan bertonase berat melintas,” ujarnya.

Hal yang sama dikemukakan oleh Manan (42), warga asal Sidayu, Gresik. Menurutnya Jembatan Manyar harus segera diperbaiki mengingat setiap hari banyak kendaraan melintas. “Kalau bisa secepatnya diperbaiki sebab jembatan itu sudah lama belum ada perbaikan. Jangan sampai ada yang celaka baru digarap,” pungkasnya. (Din/RED)