BANGKALAN, Berita TKP.Com– Dosen dan mahasiswa program studi (prodi) strata 1 (S-1) Administrasi Kesehatan Stikes Ngudia Husada Madura (NHM) memberikan pelatihan di RSIA Hikmah Sawi, Kamis (26/1). Pelatihan tersebut tentang penyusunan struktur organisasi dan pembagian job description pada masing-masing bagian atau unit manajemen.
Pelatihan itu langsung dipimpin oleh Enggal Sari Maduratna, S.ST., M.AP., M.Kes sebagai ketua tim. Kemudian, Nailufar Firdaus, S.ST., M.AP., M.Kes.; WD Yuni M. Usa, S.KM., M.Kes.; dan mahasiswa prodi Administrasi Kesehatan bertindak sebagai anggota tim.

Enggal Sari Maduratna mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen dan mahasiswa Stikes Ngudia Husada Madura. Itu sebabnya, kegiatan semacam ini rutin dilakukan. Bahkan, wajib dilaksanakan sebagi salah satu bentuk implementasi dari tridarma perguruan tinggi.
Menurutnya, karyawan dan manajemen RSIA Hikmah Sawi sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang diberikan kepada mereka. Utamanya, pelatihan mengenai tata cara penyusunan struktur organisasi dan pembagian job description pada masing-masing bagian atau unit manajemen yang ada di RSIA Hikmah Sawi.
”Selain itu, kami juga memberikan gambaran umum dalam pemetaan SDM yang baik sesuai dengan kompetensi dan skill yang dimiliki karyawan RSIA Hikmah Sawi,” katanya.
Enggal menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini juga sebagai ajang promosi bagi prodi S-1 Administrasi Kesehatan di Stikes Ngudia Husada Madura. Sebab, selama ini sebagian masyarakat masih berpandangan bahwa lulusan prodi S-1 Administrasi Kesehatan itu dianggap tidak memiliki lapangan kerja yang luas alias terbatas.
”Jika merujuk pada keputusan Menteri PAN Nomor 42/KEP/M.PAN/12/2000 tentang Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan dan Angka Kreditnya, lulusan S-1 Administrasi Kesehatan itu memiliki peluang yang sangat besar di berbagai formasi CPNS,” tegasnya.[Imam H/Red]





