Ponorogo, BeritaTKP.com – Nasib malang dialami oleh CE (16), seorang siswi SMKN Slahung, yang harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.

CE harus mendapatkan perawatan medis, lantaran handphone miliknya meledak saat ia gunakan pada waktu kegiatan belajar mengajar (KBM).

CE saat mendapatkan perawatan medis usai terkena ledakan handphone.

“Korban datang ke rumah sakit (RSUD dr Harjono) kemarin pukul 10.00 WIB,” ujar Direktur RSUD dr Harjono, dr Yunus Mahatma, Rabu (18/1/2023) kemarin.

CE mengeluh penglihatan sebelah kirinya terasa kabur. Sedangkan mata kanannya mengalami luka bakar. Kondisi ini memnuat pasien dikategorikan gawat darurat.

“Pasien diterima di UGD. Kemudian ditangani oleh dokter spesialis mata dengan membilas menggunakan air netral,” ujar Mahatma.

Ledakan handphone itu menjadikan  trauma asam pada mata pasien. Sehingga mata pasien harus selama kurang lebih dua jam.

Mahatma mengaku ketika datang, pasien mengeluhkan pandangan kabur pada mata sebelah kiri. Sedangkan yang terkena ledakan handphone pada mata sebelah kanan.

“Secara umum saat ini masih bisa melihat. Berarti korneanya masih baik. Juga lensanya juga baik,” tegas mantan Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan ini.

Saat ini, pasien dirawat intensif di ruang flamboyan. Kedepan akan dilakukan pemeriksaan lebih intensif lagi oleh dokter spesialis mata. (Din/RED)