Bojonegoro, BeritaTKP.com – Seorang pemuda berinisial F (20), warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di dalam kamarnya.
Korban tewas tergantung dengan kain sarung dan kedua tangan terlihat memegangi seutas kain yang terlilit di lehernya. Korban nekat bunuh diri diduga karena depresi ditinggal kekasihnya menikah.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya. Saat itu, korban tak menjawab saat dipanggil berkali-kali. Karena curiga, ayah korban kemudian mendobrak pintu kamar.
“Iya gantung diri ditemukan pertama kali oleh bapak dan ibunya saat tidak ada jawaban dipanggil. Pintu langsung didobrak,” kata Kapolsek Dander AKP Djatmiko, Selasa ( 17/1/2023) kemarin.
Mengetahui hal ini, lanjut Djatmiko, kedua orang tua korban kemudian meminta bantuan warga setempat dan selanjutnya dilaporkan ke pihak pemerintah desa.
Tak lama, polisi kemudian menuju TKP dan melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan awal, tak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Kedua orang tua korban kemudian dimintai keterangan.
Hasilnya, korban diduga nekat bunuh diri karena depresi setelah ditinggal kekasihnya menikah. Sebab korban sempat menceritakan hal itu ke orang tuanya.
“Dari hasil keterangan keluarga. Sebelum meninggal itu korban pernah cerita ke ibunya. Kalau dia telah ditinggal nikah oleh pacarnya. Korban tidak meninggalkan wasiat atau pesan dalam tulisan apapun,” terang Djatmiko.
Menurut Djatmiko, korban diduga melakukan bunuh diri tersebut sekitar pukul 01.00 WIB. Sebab sebelumnya, korban diketahui orang tuanya masih belum tifur dan menyuruh orang tuanya tidur lebih dulu. (Din/RED)





