Blitar, BeritaTKP.com – Sebuah truk muatan bekatul dengan berat 10 ton terguling di Jalan Raya Malang-Blitar, pada Jum’at (28/10/2022) kemarin. beruntungnya dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.

Truk dengan nopol AG 9887 UP tersebut dikemudikan oleh Ferdianto (28), seorang warga asal Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Saat kecelakaan terjadi ia (Ferdianto) bersama istrinya yang duduk di samping kemudi.

Ferdianto dan istrinya selamat, meski truk yang dikemudikannya terguling hingga membuat muatannya tumpah berserakan.

Hanya saja, warga dan petugas harus membantu mengeluarkan keduanya dari truk, dengan membuka pintu kanan, yang posisinya berubah di atas.

“Belum diketahui penyebabnya, namun mungkin saja karena sopir terlalu membanting kemudi saat berada di tikungan itu,” kata Kapolsek Kesamben, Iptu Suhartono.

Kejadian bermula saat truk melaju dari arah Kota Blitar menuju ke arah timur, hendak mengirim bekatul ke Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Tepat meninggalkan Pasar Wlingi sekitar 3 km, truk yang melaju dari arah barat itu melewati jalan menikung ke kiri.

Diduga karena menghindari jalan berlubang, truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling. “Iya, bisa jadi seperti itu, sehingga si sopir kehilangan keseimbangan (karena menghindari jalan berlubang tadi),” ujarnya.

Begitu terguling ke kiri, bak seperti dibanting, sehingga si sopir lepas dari tempat duduknya, lalau menimpa tubuh istrinya yang duduk di samping kirinya.

Posisi jatuh yang cukup ekstrim membuat proses pengevakuasian suami dan istri tersebut terbilang sulit, mereka baru bisa keluar setelah warga menolongnya dengan membukaka pintu kanan yang berada di atas. (Din/RED)