Sumenep, BeritaTKP.com – Tiga orang terduga teroris sepanjang bulan Oktober 2022 di Sumenep ditangkap oleh Densus 88. Mengejutkannya, satu dari tiga teroris yang ditangkap tersebut merupakan seorang kepala sekolah di salah satu lembaga pendidikan di Sumenep.

Tersangka yang ditangkap berinisial A, dan diketahui merupakan kepala sekolah di Sumenep. Bahkan terduga sudah cukup lama bergelut di dunia pendidikan di Sumenep. “Iya mas dia adalah salah satu kepala sekolah di Sumenep. Kabar yang saya dengar dia ditangkap, ” kata Solehoddin, warga Sumenep.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan terjadi di lokasi berbeda. Namun, proses penangkapannya terbilang cukup cepat. Sehingga tidak banyak warga yang melihat kejadian penangkapan.

Sementara itu, Kapolres Sumenep ABP Edo Satya Kentriko mengaku tidak bisa memberikan keterangan terkait pengakapan yang dilakukan Densus 88. Hanya saja ia memastikan proses penangkapan di beberapa lokasi berbeda. “Kami diminta back up di beberapa titik, dan tidak terlibat langsung,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa keterangan resmi telah diambil Mabes Polri. “Pernyataan resmi akan disampaikan Divisi Humas Mabes Polri, ” ucapnya.

Selain kepala sekolah inisial A, Densus 88 juga menangkap inisial N dan inisial S. Keduanya adalah warga Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Sumenep.

Diketahui sebelumnya juga terjadi penangkapan serupa yang dilakukan oleh Densus 88. Seorang guru PNS bernisial S ditangkap di rumahnya yang berada di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, pada Kamis (13/10/2022) lalu.

Penangkapan pria terduga teroris kelahiran Pamekasan itu ditengarai terlibat jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Bahkan diduga sebagai bendahara aktif di jaringan tersebut. (Din/RED)