Malang, BeritaTKP.com – Setelah mendapatkan informasi oleh salah satu warga yang mengaku keluarga korban penculikan, penyekapan, pencabulan dan pencurian, Polres Malang segera melakukan penangkapan terhadap pelaku yang ternyata seorang pemuda berusia 18 tahun.

Alasan penangkapan pemuda berinsial D alias A ini bermula saat pemuda tersebut berkenalan dengan Mawar (nama samaran) pada 12 Oktober 2022 lalu melalui media sosial. D mengajak Mawar (16) ngopi bersama di kawasan Stadion Kanjuruhan pukul 18.00 WIB. namun rupanya kopi yang diminum korban telah diberi oabt bius oleh pelaku. Mawar yang sudah tidak sadarkan diri usai meminum kopi tersebut dibawa ke rumah pelaku yang berada di Kecamatan Dampit dengan dibonceng motor.

Dirumah pelaku, Mawar dicabuli dalam kondisi tidak sadar. Bahkan akibat obat bius itu, korban baru tersadar pada siang keesokan harinya. Mawar yang hendak menghubungi keluarganya, menyadari HP miliknya raib.

“Dia sempat disekap sekitar 2 hari, dan sekitar tanggal 14 Oktober korban baru bisa memberikan kabar kepada keluarganya setelah berhasil kabur dan meminta tolong kepada tetangga pelaku,” ujar keluarga korban berinisial Y, Minggu (16/10/2022) kemarin.

Keluarga lantas menjemput Mawar. Namun saat itu, pelaku sudah melarikan diri. Y yang tak terima berusaha mencari keberadaan pelaku. “Nah saya pun mengetahui ada seseorang yang menjual handphone sepupu saya melalui marketplace Facebook. Selanjutnya saya mencoba memancingnya hingga bertemu di daerah sekitar pasar Dampit. Saat dia lengah saya langsung menangkapnya dan membawanya ke Polres Malang unit PPA,” bebernya.

Y beralasan nekat menangkap pelaku karena pihak keluarga sudah membuat laporan orang hilang pada 12 Oktober dan mendapat cerita dari korban bila telah diculik, disekap, dicabuli, dan dicuri HP-nya. “Kan sudah ada laporan orang hilang sehingga saya nekat menangkap pelaku dan saya serahkan ke Polres sore tadi. Saya juga langsung membuat laporan ke SPKT,” imbuhnya.

Sementara itu, KA SPKT Polres Malang, Aiptu Heri Eko membenarkan keluarga Mawar berhasil menangkap sendiri pelakunya. “Ya benar keluarga sudah melapor dan membawa terduga pelaku ke kantor. Sekarang sudah ditangani PPA, untuk jelasnya langsung saja konfirmasi ke sana, ya,” jelasnya. (Din/RED)