Bangkalan, BeritaTKP.com – Pada saat rekan Awak Media kunjungan Di Mapolres Bangkalan Pagi hari Kamis 29 September 2022.Bahwa Beliau AKBP Wiwit Ari Wibisono S.H, S.I.K,Mengatakan kelanjutan wawancara tentang informasi Aplikasi (Panik Button)yang di sampaikan pada saat lalu, dan para rekan-rekan Awak media sangat menerima pesan positif yang sangat baik. karena bisa di contoh para anggota kepolisian di Republik Indonesia ini.

Beliau laksanakan giat kunjungan kerja pada Polsek jajaran. Didampingi Wakapolres dan para pejabat utama (PJU), Bhayangkari Cabang Bangkalan, juga Kasi Propam, Kapolres menyambangi Polsek Modung pastikan kesiapan Siagaan laksanakan Kamtibmas pada jajaran di bawahnya, Di hari lalu pada Selasa (27/09/2022) siang.

Dalam giat kunjungan tersebut Kapolres di sambut Kapolsek Modung AKP Arif Djunaedi, S.H, Danramil Kaptain. Inf Moh. Nurhamzah, seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Modung, Bhayangkari, Camat Modung dan Kepala Puskesmas Modung.

Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada Polsek jajaran (Polsek Modung) yang selalu siap siaga dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayahnya. Kepada seluruh personil agar diatensi perintah dan arahan pimpinan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri, ujar Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Kemudian Kapolres Bangkalan mengarahkan agar setiap personil bisa selalu responsif setiap ada pengaduhan dari masyarakat, serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

Beliau juga menyampaikan langsung didepan hadapan awak media akan merencanakan aplikasi tombol Panik, Untuk mengantisipasi aksi Curas ataupun Curat yang ada di dalam Pertokoan juga dalam Rumah.

Dimana kita harus ada komputer atau handphone agar memasang aplikasi tersebut (Panik button) supaya bisa terkoneksi langsung ke Polres Bangkalan, kalau memang terjadi sesuatu cukup tekan satu tombol maka akan berbunyi sirine di Polres memberitahu bahwa terjadi perampokan atau pencurian, jelasnya.

Lebih lanjut mantan Kapolres Pacitan menuturkan, sehingga tahu di mana posisi dan lokasinya serta memudahkan petugas meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan Polres akan menghubungi petugas Polsek terdekat.

Para anggota kepolisian akan memberi pengarahan atau wawasan kepada masyarakat Di pendesaan dan Kota juga mensosialisasi serta cara mengunakan panik button tersebut, Kapolsek sendiri yang tahu akan memilih di mana lokasi rawan kejahatan, misalnya di suatu rumah atau perwakilan RT/RW bisa di tunjuk mengunakan aplikasi panik button, misalnya apabila terjadi pencurian di lingkungan tersebut maka masyarakat bisa memberitahu ke petugas dimana perampok atau pencuri berada, lanjut Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit menerangkan.

Semoga masyarakat berkenan dengan adanya aplikasi ini juga berpartisipasi bisa menyampaikan kepada kepolisian terdekat, juga sangat penting menggunakan aplikasi ini, supaya Bangkalan aman dan kondusif, bebas dari tindak kriminal seperti pencurian, perampokan,” pungkasnya.(Devi)