Kondisi motor korban ringsek parah usai tersambar KA Logawa.
Mojokerto, BeritaTKP.com – Kecelakaan Kereta api kembali tewaskan nyawa seseorang, kali ini seorang ibu dan anak, warga Dusun Budug, RT2 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Kedua korban tertabrak Kereta Api (KA) Logawa saat melintasi perlintasan kereta api double track tak berpalang pintu di Dusun Water Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 6450 QBI warna hitam berjalan dari selatan hendak ke utara. Korban usai menjemput anaknya yang masih duduk bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas II.
Saat melintasi palang tak berpintu tersebut, korban yakno Sukiyati (39) diduga tidak mengetahui bahwa dari arah barat tiba-tiba melintas KA Logawa sehingga kecelakaan pun tak dapat dihindari. Tubuh korban terpental sejauh 15 meter hingga masuk sungai kecil. Korban langsung tewas di lokasi kejadian, anak korban mengalami luka pada tangan sebelah kiri dan kepala. Sementara sepeda motor milik korban mengalami kerusakan.
Kasat Lantas Poless Mojokerto, AKP Muhammad Bayu Agustyan.
Petugas Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi kejadian, mengevakuasi anak korban ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sementara korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
Kasat Lantas Poless Mojokerto, AKP Muhammad Bayu Agustyan membenarkan, kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. “Ada satu korban, seorang ibu meninggal dunia. Satu orang yakni sang anak mengalami luka dan dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.
Kronologi kecelakaan, lanjut Kasat, korban usai menjemput anaknya dari sekolah hendak pulang ke rumah. Korban melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Diduga korban tidak memperhatikan situasi di sekitar sehingga tidak menyadari ada KA Logawa hendak melintas. (Din/RED)





