Surabaya, BeritaTKP.com – Sebuah mobil Isuzu Panther bernopol L 1606 KDB dan dua motor yakni Honda PCX bernopol S 2840 JBG dan CBR bernopol L 5396 IN, terlibat dalam kecelakaan maut, pada Senin (29/8/20222) kemarin sore di Jalan Jawar, Benowo, Pakal, Surabaya.
Akibat dari peristiwa tersebut, pengendara motor CBR yakni Aston Villa Putra (25), warga Botang, Menganti, Gresik, tewas seketika di lokasi kejadian.
Tak hanya menyebabkan satu orang tewas, namun juga membuat korban lainnya mengalami luka-luka yakni Safiq Ansori (23), warga Desa Godog, Laren , Lamongan, sang pengendara motor Honda PCX 160, dan kedua korban dilarikan ke RSI Darus Syifa’ Benowo.
Kondisi kedua motor korban usai ditabrak mobil Panther.
Sementara pengemudi mobil yakni Agus Supriadi (42), warga Jalan Kranggan, Sawahan, Surabaya, Selamat dari kecelakaan maut tersebut. Agus diamankan ke kantor Unitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Saat saya mancing sekitar 2 meter dari TKP dan melihat seorang korban sempat terlempar ke sawah-sawah,” kata Aditya saksi mata di lokasi kejadian.
Arza, pengendara motor warga Simo mengungkapkan, sepertinya mobil mengalami pecah ban dan menabrak dua motor dari arah berlawanan. “Mobil pecah ban,” kata Arsa.
Awal kejadian diketahui mobil yang dikemudikan Agus melaju dari arah arah selatan ke utara Jalan Jawar. Setibanya di TKP, ban depan sebelah kanan mobil mendadak pecah. Akibatnya Agus tak bisa mengendalikan kemudi mobil dan oleng ke kanan hingga menabrak dua motor yang melaju dari arah berlawanan dengannya.
“Ban pecah dan mobil oleng ke kanan lalu terlibat tabrakan dengan dua motor dari arah berlawanan,” ungkap Kanitlantas Polsek Pakal, Ipda Sutikno Herman.
Tabrakan itu, kata Sutikno, mengakibatkan pengendara CBR tewas, sedangkan seorang pengendara motor lain mengalami luka-luka. Tak hanya menelan korban jiwa, kecelakaan juga menyebabkan tiga kendaraan rusak parah.
Setelah dilakukan olah TKP jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit. Sementara untuk barang bukti kendaraan diamankan oleh pihak kepolisian. “Proses penanganan laka ditangani Unitlaka Polrestabes Surabaya,” pungkas Sutikno. (Din/RED)





