Sidoarjo, BeritaTKP.com – Dalam upaya turut serta Nguri-uri Budaya Nusantara khususnya budaya Jawa yang bersumber dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya, pada Senin, 25 Juli 2022, bertempat di Vafe Hotel Jalan Jenggolo Sidoarjo.

Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII secara resmi mengukuhkan Pengurus Paguyuban Kusumo Hondrowino Kabupaten Sidoarjo diantaranya ; Ketua/Pangarsa, Penasehat, Seketaris/Panitra, Bendahara/Kahartakan, Bidang Perlengkapan, Akomodasi, UMKM, Pendidikan, Pariwisata, Dokumentasi.

Hadir dalam prosesi tradisi Kraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat tersebut, Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII, Ketua/Pangarsa KMay Rizky Niswarini Listya Wibaksa, S.Sn dan M.Ng Rahmat Budi Utomo Prasetyo beserta para beberapa pengurus Kraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat dan tak lupa Bupati Kabupaten Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Pengukuhan ditandai dengan Penyerahan Lambang Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dari Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII ke Ketua/Pangarsa KMay Rizky Niswarini Listya Wibaksa, S.Sn dan M.Ng Rahmat Budi Utomo Prasetyo

Diawali sambutan dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan bahwa Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII adalah salah satu Bangsawan yang rendah hati dan mengayomi sebagai sosok yang sangat kuat dan punya legalitas tinggi.

Kembali pada sejarah Pakubuwono X, adalah sosok yang rutin turun ke bawah menyapa dan mendengarkan aspirasi rakyat Tunjukkan diri sebagai punjernya Jawa dan simbol utama kebudayaan Jawa serta simbul kita punya jati diri yang kuat. Dengan Istilah ‘Wong jowo ojok sampek ilang Jowone’

Jadi di Kabupaten Sidoarjo itu sendiri 2 minggu yang lalu semua PNS diwajibkan menggunakan Udeng pada hari Selasa, Rabu, Kamis. Itu berlaku juga bagi PNS dari luar daerah, sebagai bentuk peradaban bahwa kita ini orang Jawa. Sebagaimana Dimana bumi dipijak disitu langit dijinjing. ujar Bupati.

Terakhir Bupati mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Paguyuban Kusumo Hondrowino Kabupaten Sidoarjo beserta yang menerima Kancingan dan kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo merasa senang dan terbantu sekali kepada Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII karena Kabupaten Sidoarjo mempunyai indentitas kebudayaan yang kuat.

Sementara itu dalam acara pengukuhan ini Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII mengutarakan bahwa Pakubuwono XII pada 1 September 1945 mengeluarkan dekrit maklumat resmi bahwa pengucapan Selamat dan dukungan kepada Kemerdekaan Republik Indonesia. Walaupun pada saat itu Kraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat sudah tidak lagi mempunyai kekuasaan secara politik akan tetapi Kraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat masih diakui oleh dunia sebagai salah satu sumber kebudayaan Jawa yang bernilai tinggi.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2010, Pakubuwono XII mendirikan Paguyuban Kusumo Hondrowino secara resmi dengan akte notaris No 04.24.06..2010. Paguyuban Kusumo Hondrowino telah mengalami 2 periode dalam pengurusan, berdasarkan kongres Kusumo Hondrowino yang dilaksanankan pada (18/06/2020) bertempat di Dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan secara resmi Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII ditunjuk sebagai ketua umum.

Oleh karena itu Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII sangat mengharapkan dukungan dan bantuan berbagai pihak, baik dari Pejabat, Pemerintah, Masyarakat termasuk anggota paguyuban untuk merasa ikut memiliki kebudayaan adiluhung sebagai jati diri bangsa khususnya jati diri bangsa Jawa yang bersumber dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Disitu Bumi kita Berpijak Disitu Pula Langit Kita Jinjing. Marilah kita bersama-sama menjaga dan melestarikan kebudayaan, adat dan tradisi, ujar Gusti Kanjeng Ratu.

Sebagai penutup Gusti Kanjeng Ratu Pakoeboewono XIII mengajak seluruh anggota paguyuban Kusumo Hondrowino untuk terus melanjutkan perjuangan membangun Kusumo Hondrowino dan Kraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat dan paling penting jangan mudah dipecah belah. (DEVI)