Kota Malang, BeritaTKP.com – Kali ini Monumen Pahlawan TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar) yang berada di Jalan Pahlawan Trip, Kecamatan Klojen, Kota Malang menjadi korban dalam aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab. Aksi vandalisme dengan coretan cat pilok berwarna biru, bertuliskan “Yenk” di tiga sisi Monumen Trip.
Monumen Pahlawan Trip yang diberada di ujung Jalan Pahlawan Trip Kota Malang diketahui menjadi sasaran aksi vandalisme pada hari Jumat, 22 Juli 2022 sekitar pukul 01.30 WIB lalu.
Atas peristiwa tersebut, Paguyuban Mas Trip Jawa Timur (Jatim) Pengurus Daerah (PD) Malang Raya langsung berinisiatif melakukan pembersihan terhadap coretan aksi vandalisme terhadap Monumen Pahlawan Trip.
Ketua PD Malang Raya Paguyuban Mas Trip Jatim Gigih Dolog menyampaikan, Sabtu (23/7/2022) kemarin pihaknya melakukan peninjauan ke Monumen Pahlawan Trip untuk melihat kondisinya secara langsung.
“Ternyata, coretan vandalisme itu ada di bagian depan dan samping kiri-kanan monumen. Pada hari itu juga, kami menentukan bahan apa yang tepat untuk digunakan membersihkan coretan dan langsung dilakukan pembersihan,” ungkap Gigih, Minggu (24/7/2022) kemarin.
Kondisi Monumen Pahlawan Trip usai dibersihkan oleh anggota PD Malang Raya Paguyuban Mas Trip Jatim.
Selain mengabadikan kondisi Monumen Pahlawan Trip sebelum dan setelah dibersihkan oleh para anggota PD Malang Raya Paguyuban Mas Trip Jatim, pihaknya melaporkan aksi vandalisme tersebut ke Polresta Malang Kota.
“Kami telah melakukan pelaporan ke polisi terkait kejadian tersebut. Kami berharap, polisi bisa secepatnya menangkap pelaku vandalisme,” ujar Gigih.
Mereka juga mengaku kecewa atas aksi vandalisme terhadap Monumen Pahlawan Trip tersebut. Pasalnya, Monumen Pahlawan Trip tersebut juga memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan sebagai simbol perjuangan para pahlawan TRIP.
“Dengan kejadian ini, tentunya kami merasa sangat kecewa dan kami berharap generasi muda saat ini memiliki semangat untuk menghargai, menjaga, merawat serta melestarikan peninggalan sejarah,” kata Gigih.
Apalagi, Monumen Pahlawan Trip di Jalan Pahlawan Trip Kota Malang diresmikan langsung oleh Presiden RI pertama Soekarno tahun 1959 untuk mengenang gugurnya 35 prajurit TRIP dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia atas Agresi Militer Belanda ke-I tahun 1947.
Sementara itu, pihaknya juga berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dapat lebih memerhatikan bangunan-bangunan maupun monumen yang berasal di wilayah Kota Malang, khususnya bangunan Monumen Pahlawan Trip.
“Monumen Pahlawan Trip telah ditetapkan menjadi kawasan benda cagar budaya Kota Malang. Tentunya kami berharap kepada Pemkot Malang untuk memberikan perhatian lebih terhadap setiap monumen yang ada di wilayah Kota Malang, agar tidak terulang kembali kejadian vandalisme seperti ini,” Jelas Gigih. (Din/RED)






