Gresik, BeritaTKP.com – Setelah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik mendapatkan pemenang lelang. Mereka akan membangun dinding penahan longsor yang sempat rusak akibat longsor yang terjadi di Kawasan Putri Cempo sejak bertahun-tahun lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Achmad Hadi mengatakan pekan ini, pihaknya akan melakukan uitzet dan persiapan lapangan bersama penyedia jasa, tim teknis hingga konsultan. “Sebab, longsor pucem perlu penanganan khusus,” ujarnya.

Ia mengatakan, penanganan akan diarahkan untuk pembuatan dinding pengaman serta pembuatan terasering yang diperkuat dengan peil bor beton (soil nailing) di sisi tebing.

Ia menambahkan, dengan pembangunan dinding pengaman dan terasering diharapkan bisa menahan longsor. Sehingga, nantinya jalan alternative yang sempat hilang bisa kembali difungsikan. “Kami upayakan bisa selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Bukit Pucem sudah longsor sejak 2014 lalu. Beberapa kali pemkab berusaha membangun dinding pengaman. Namun, hasilnya tidak maksimal lantaran minimnya anggaran.

Pada tahun 2019 pun demikian, proyek tersebut sudah dilelang bahkan sudah muncul siapa pemenangnya. Namun nasib berkata lain, anggaran yang dimiliki kecil sehingga membuatnya gagal. Tahun 2020 lalu, Pemkab kembali menganggarkan penanganan tebing Pucem dengan nilai Rp 5 miliar, tetapi karena pandemi melanda, dana tersebut dikepras hingga tersisa Rp 2 miliar. Tapi dana tersebut juga tidak digunakan karena dinilai terlalu kecil. (Din/RED)