Sumenep, BeritaTKP.com – Sebanyak 66 rumah milik warga di Kecamatan Saronggi dan Batuan, Kabupaten Sumenep rusak setelah diterjang hujan deras disertai angin puting beliung. Selain rumah warga, fasilitas umum serta gedung pendidikan juga rusak dihajar angin puting beliung.

Tagana Dinsos Sumenep telah merespons kejadian itu dengan turun lapangan untuk melakukan penanganan. Petugas keposkoan Tagana, Atmoyono, menyebutkan, bencana angin puting beliung melanda Sumenep pada Selasa (9/1/2024), pukul 13.45 WIB

“Data hasil asesmen dan kaji cepat kami mencatat, di Jalan Raya Trunojoyo Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, ada 57 unit rumah rusak ringan hingga berat, gedung sekolah SDN Nambakor, sekolah TK, dan balai desa rusak ringan, kemudian tiga ekor ayam mati,” kata Atmoyono, dikutip di laman resmi Dinsos Jatim, Kamis (11/1/2024).

Sementara itu, di Desa Patean, Kecamatan Batuan terdapat 9 rumah warga dan 1 musala rusak ringan dan sedang. Selain itu, fasilitas umum berupa tiang lampu milik PLN di pinggir jalan raya juga roboh hingga sempat menghambat lalu lintas.

Selain Tagana Sumenep, penanganan juga terkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan melibatkan BPBD, Forkopimka, aparatur desa, serta warga sekitar.

Ketua Tagana Kabupaten Sumenep, Abdul Malik telah menginstruksikan kepada semua anggotanya untuk selalu siaga dan segera mengomunikasikan secepatnya ketika ada kejadian atau mendapat informasi terjadinya bencana.

“Mengingat besarnya potensi bencana memasuki musim penghujan ini, maka kami siagakan seluruh anggota di darat maupun kepulauan. Diharapkan juga kepada Masyarakat agar segera menghubungi call center kami ketika ada kejadian. Dengan demikian, diharapkan dampak bencana dapat ditekan dan diminimalisir,” imbuhnya. (Din/RED)