Jakarta, BeritaTKP.com – Polda Lampung masih memburu lima dari delapan tahanan yang kabur dari rumah tahanan Polres Way Kanan. Hingga Rabu (25/2/2026), tiga tahanan telah berhasil ditangkap dan dikembalikan ke sel.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan bahwa tim gabungan terus melakukan pengejaran terhadap para buronan.

“Sudah ada tiga buronan yang ditangkap kembali. Pengejaran masih terus dilakukan hingga seluruhnya berhasil diamankan,” ujarnya.

Tiga Tahanan Sudah Diamankan

Tahanan pertama yang ditangkap adalah HE (37). Ia ditemukan setelah warga Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, melaporkan keberadaan pria mencurigakan.

“Petugas menemukan HE di Kilometer 14 setelah ia meminta bantuan warga karena kehausan,” jelas Yuni.

Dua tahanan lainnya yang berhasil diringkus yakni Sairul dan Surmanto alias Ragil.

Sairul ditangkap di sebuah rumah kontrakan dekat SD Negeri 2 Bukit Kemuning pada Selasa (24/2) sekitar pukul 03.30 WIB, bertepatan dengan waktu sahur.

Sementara Surmanto lebih dulu diamankan pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB saat bersembunyi di sebuah gubuk di area kebun wilayah Kabupaten Way Kanan. Ia ditangkap tanpa perlawanan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.

Rusak Plafon Menggunakan Gergaji

Polisi mengungkap delapan tahanan tersebut melarikan diri dengan cara merusak plafon sel menggunakan gergaji besi.

Terkait hal itu, aparat juga mengamankan seorang perempuan berinisial SR yang bekerja sebagai penjaga kantin di lingkungan Mapolres Way Kanan. Ia diduga menyelundupkan gergaji ke dalam ruang tahanan.

“Alat tersebut diduga digunakan untuk merusak plafon sel hingga menjadi akses pelarian,” ujar Yuni.

Pengamanan Diperketat

Polda Lampung menyatakan telah mengintensifkan patroli dan memperketat pengamanan rumah tahanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Pengejaran terhadap lima tahanan yang masih buron terus dilakukan hingga seluruhnya berhasil ditangkap kembali.(æ/red)