Surabaya, BeritaTKP.com – Kasus kematian seorang wanita paruh baya berinisial SN (51) di sebuah rumah kontrakan di kawasan Putat Jaya, Surabaya, masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk, sementara polisi masih memburu pelaku dan menyelidiki motif di balik peristiwa tersebut.

Berikut lima fakta yang diketahui hingga saat ini:

1. Terungkap Berkat Kecurigaan Warga

Peristiwa ini terungkap pada Kamis (25/6/2026) malam setelah warga curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Kekhawatiran warga berujung pada laporan ke layanan darurat 110.

Saat petugas tiba di lokasi, mereka menemukan bercak darah di dalam rumah sehingga memutuskan menunggu Tim Inafis Polrestabes Surabaya sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Polisi Menduga Korban Dibunuh

Hasil olah tempat kejadian perkara mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Temuan sejumlah luka pada tubuh korban menjadi dasar penyidik meningkatkan penanganan kasus.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

3. Korban Mengalami Tujuh Luka Tusuk

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami tujuh luka tusuk yang terdapat di bagian dada, perut, dan tangan.

Polisi juga telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi, terdiri atas tetangga dan pemilik rumah kontrakan, untuk membantu mengungkap kronologi maupun pelaku.

4. Ditemukan dalam Kondisi Setengah Telanjang

Selain mengalami luka tusuk, korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang dan berlumuran darah di dalam kamar kontrakannya.

Penyidik memperkirakan korban meninggal kurang dari 24 jam sebelum jasadnya ditemukan. Kepastian waktu dan penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi forensik.

5. Tetangga Sudah Lebih Dulu Merasa Curiga

Menurut keterangan warga, korban telah tinggal di rumah kontrakan tersebut selama bertahun-tahun dan dikenal cukup akrab dengan lingkungan sekitar.

Kecurigaan muncul ketika korban tidak kunjung terlihat pulang dan pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp hanya menunjukkan tanda centang satu. Kondisi itu mendorong warga mengecek rumah korban hingga akhirnya menemukan kejadian tersebut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, motif pembunuhan, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi berharap hasil autopsi, pemeriksaan saksi, dan barang bukti yang telah dikumpulkan dapat segera mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.(æ/red)