
Gresik, BeritaTKP.com – Kebakaran hebat yang melanda Pabrik Plastik milik PT Gunung Agung Sentosa di Jalan Kepatihan Nomor 78, Kepatihan Industri I, Kecamatan Menganti, Gresik, akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama 27 jam.
“Api sudah padam total sekira pukul 15.30 WIB. Saat ini masih dilakukan pembasahan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gresik Agustin Halomoan Sinaga, Selasa (1/8/2023) kemarin.
Untuk memadamkan pabrik plastik tersebut, Sinaga mengaku, pihaknya telah menggunakan sebanyak 500 ribu liter air. Ratusan ribu air itu diangkut dengan truk tangki masing-masing berisi 5.000 liter air. “Dalam pemadaman pabrik plastik ini kita menghabiskan air sekitar 100 truk tangki air yang berisi 5.000 liter. Jadi sekitar 500 ribu liter air. Bisa lebih,” tegas Sinaga.
Ditanya mengapa proses pemadaman berlangsung lama, Sinaga menjawab bahwa hal ini dikarenakan banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik. Selain itu, petugas juga kesulitan mendapat pasokan air. Belum lagi, gudang itu memiliki luas mencapai 1,4 hektare. “Memang kami membutuhkan waktu yang lama, karena pasokan air telat terus, apalagi banyak bahan plastik yang mudah terbakar. Belum lagi luas gudang mencapai 14.000 meter persegi,” kata Sinaga.
Agustin juga mengakui bahwa fasilitas Damkar Kabupaten Gresik saat ini memang masih belum lengkap dan sempurna. Hal itu juga menyulitkan petugas Damkar yang berusaha memadamkan api saat kebakaran terjadi di pergudangan atau pabrik.
“Perkembangan industri di Kabupaten Gresik ini kan sangat pesat, sedangkan fasilitas yang kita miliki terbatas. Jadi membutuhkan waktu lebih lama ketika memadamkan kebakaran di gudang maupun perusahaan. Saya harap fasilitas Damkar di Gresik ini ke depan bisa disempurnakan,” ujar Sinaga.
Kebakaran pabrik plastik tersebut diketahui telah terjadi sejak sekitar pukul 12.30 WIB pada Senin (31/7/2023). Salah satu sekuriti Noerdijanto menyebut asap tiba-tiba mengepul dari dalam pabrik. “Yang terbakar ruang gudang penyimpanan plastik yang sudah jadi. Tiba-tiba saja asap mengepul,” katanya. (Din/RED)





