Sumenep, BeritaTKP.com – Penemuan mencengangkan terjadi di pesisir Madura. Sebanyak 23 paket kokain berserakan di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Nilainya ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah, menjadikannya salah satu temuan narkotika terbesar tahun ini.
Awalnya Dikira Sampah, Ternyata Kokain
Kasus ini bermula dari temuan warga yang tengah berwisata di pantai pada Senin (13/4/2026). Seorang warga melihat bungkusan plastik mencurigakan bertuliskan “Bugatti” tersebar di sepanjang garis pantai.
Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Petugas yang datang ke lokasi menemukan:
- 9 paket tersusun rapi dalam terpal abu-abu
- 14 paket lain tercecer di pasir
Total 23 bungkus berhasil diamankan.
Sempat Dikira Sabu, Ternyata Kokain Murni
Kapolda Jatim Nanang Avianto mengungkapkan, awalnya barang tersebut diduga sabu. Namun setelah diuji lebih lanjut, hasilnya jauh lebih mengejutkan.
- Berat bruto: 27,8 kg
- Berat bersih: ±22,2 kg
- Jenis: kokain murni
Nilai Fantastis: Bisa Tembus Ratusan Miliar
Harga kokain di pasar gelap sangat tinggi, berkisar:
- Rp5 juta – Rp7 juta per gram
Jika dikalkulasikan dari total berat, nilai barang haram ini diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Diduga Bagian Jaringan Internasional
Polisi menduga paket tersebut:
- Sengaja dikemas dalam terpal khusus pengiriman laut
- Telah mengapung beberapa hari sebelum terdampar
Indikasi kuat mengarah pada jaringan penyelundupan narkotika lintas negara yang menggunakan jalur perairan.
Masih Diselidiki
Hingga kini, kasus masih dalam penyelidikan intensif oleh Polda Jatim. Polisi berupaya menelusuri:
- asal barang
- jalur distribusi
- serta pihak yang bertanggung jawab
Alarm Serius Jalur Laut Indonesia
Temuan ini jadi peringatan keras:
jalur laut Indonesia masih menjadi celah empuk bagi peredaran narkotika skala besar.
Jika satu pengiriman saja bisa bernilai ratusan miliar, pertanyaannya sekarang—berapa banyak yang lolos tanpa terdeteksi?. (æ/red)