Sumenep, BeritaTKP.com – Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep melonjak drastis dari mulai awal tahun 2025. Salah satu warga Kabupaten Sumenep terjangkit penyakit DBD hingga meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Achmad Syamsuri mengatakan, kasus warga meninggal akibat DBD terjadi di wilayah Puskesmas Lenteng.

Warga yang meninggal itu adalah lansia berusia 74 tahun. Sebelumnya dia sempat dirujuk ke rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Untuk kasus penyakit DBD ini memang menjangkit semua usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia,” kata Achmad Syamsuri, Kamis (6/2/2025).

Dalam data Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, sejak awal hingga akhir Januari, tercatat sebanyak 178 warga dinyatakan positif terjangkit penyakit DBD. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Kasus penyakit DBD pada bulan Januari tahun ini meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Achmad Syamsuri.

Dari data 178 pasien yang terjangkit penyakit DBD, saat ini kasus yang tertinggi terjadi di wilayah Puskesmas Lenteng dengan 22 pasien penyakit DBD. Selanjutnya yaitu Puskesmas Dungkek dan Guluk-Guluk masing-masing menangani 12 pasien penyakit DBD.  (sy/red)