ILUSTRASI

Klaten, BeritaTKP.com – Baru-baru ini beredar luas video dengan narasi mesum di Taman Lampion, Jalan Veteran, Kota Klaten. Rekaman videonya diposting di media sosial dan sudah ditonton belasan ribu kali.

Video itu diunggah di akun X @kabarklaten pada Rabu (15/11) pukul 22.18 WIB dan sudah ditonton 11 ribu kali hingga Kamis (16/11) dini hari.

Pada postingan tersebut ditambah kalimat pengantar “mohon perhatian DPUPRKlaten atau dinas terkait”. Video tersebut sudah mendapatkan berbagai komentar.

Pada postingan sebelumnya juga disertakan narasi yang lebih panjang. “Maaf mind video tidak pantas, lokasi di taman lampion tadi habis Isyak minta tolong dilaporkan ke Pemkab yg berwenang, agar penerangan lampu di taman lampion kalo malam ditambah untuk mengantisipasi perbuatan mesum,” tulis pengantar postingan itu, dikutip dari detik detikJateng.

Dalam video berdurasi sekitar 19 detik itu terlihat seseorang dalam temaram lampu sedang asik bergoyang maju mundur. Tampak seseorang lain berada di depannya.

Tidak tampak jelas apa yang sebenarnya dilakukan orang tersebut. Wajah dan jenis kelamin pelaku dalam video juga tidak jelas karena suasana gelap akibat kurangnya pencahayaan.

Justru yang terlihat jelas dalam video itu adalah batang pohon yang menutupi aksi kedua orang tersebut. Tidak ada suara dalam rekaman tersebut. Postingan tersebut mendapat komentar yang ditandai ke akun Dinas PUPR Pemkab Klaten.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten Suryanto mengaku belum mendapatkan laporan terkait video yang viral tersebut.

“Belum (ada laporan). Kalau lampu jalan di Dinas Perhubungan tapi kalau lampu taman itu Dinas Lingkungan Hidup, tapi ndak papa (di-tag ke DPUPR) nanti kita senggol dinas lain,” jelas Suryanto saat dimintai dikutip dari detikJateng, Kamis (16/11/2023) pagi.

Terpisah, Sub Koordinator Bidang Penindakan Satpol PP Pemkab Klaten, Sulamto juga mengaku belum ada laporan kejadian dalam video tersebut.

“Belum ada laporan masuk. Coba nanti kita cek ke lapangan,” jelas Sulamto dikutip dari detikJateng. (æ/RED)