Batu, BeritaTKP.com – Merespons kebutuhan akan kemampuan berbisnis di era digital yang semakin pesat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo Komisi B Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bapak Achmad Mujayyin, S.Sos., menginisiasi pelaksanaan kegiatan pelatihan pemasaran online dengan tema “Strategi Sukses Di Era Digital”. Acara yang berlangsung selama dua hari penuh ini berlangsung di Hotel Samara Resort Batu, berlokasi di Jalan Imam Bonjol No.17B Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, dan dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta dari berbagai kalangan.
Peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah peserta UMKM Sidoarjo, selama 2 hari
Selain itu, juga ada tokoh masyarakat dari berbagai daerah sekitar Sidoarjo dan Kota Batu yang memiliki minat tinggi untuk menambah wawasan tentang cara melakukan penjualan secara online dan mengembangkan usaha mereka di platform digital.
Dalam sambutan pembukaan, Bapak Achmad Mujayyin menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha lokal, agar tidak tertinggal perkembangan teknologi digital. “Kita melihat bahwa banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta calon pengusaha muda yang memiliki potensi besar, namun masih terbatas dalam pengetahuan tentang bagaimana cara memasarkan produk mereka secara efektif melalui dunia digital. Melalui pelatihan ini, saya berharap peserta dapat mengambil manfaat maksimal dan menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sebagai narasumber utama, Bapak Roni Fransiska, ST, dari UMKM Kota Batu, Badan Koordinasi Nasional (BCN), Rumah Sakit Bhakti Wara (RSBW), Pusat Pelatihan Keterampilan Bangsa (PPKB), dan Pusat Latihan Unggulan Teknis (PLUT) Kota Batu, menyampaikan materi edukasi secara komprehensif yang terbagi menjadi tiga bagian utama.
Pertama, mengenai Tujuan Digital Marketing, di mana beliau menjelaskan bahwa pemasaran digital bukan hanya sekadar menjual produk, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas yaitu meningkatkan brand awareness atau kesadaran merek di mata konsumen, meningkatkan visibilitas usaha agar lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli, memberikan fleksibilitas dalam mengelola kampanye pemasaran sesuai dengan kondisi usaha, serta membantu merancang strategi pemasaran yang tepat sasaran dan efisien.
Kedua, beliau membahas secara mendetail Macam-Macam Digital Marketing yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, antara lain Optimasi Mesin Pencari (SEO) untuk meningkatkan peringkat usaha di halaman hasil pencarian Google, pemanfaatan platform marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak sebagai sarana penjualan yang sudah memiliki basis pengguna besar, penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk berinteraksi langsung dengan konsumen serta mempromosikan produk, hingga Email Marketing untuk menjaga hubungan dengan pelanggan lama dan menarik minat pelanggan potensial.
Bagian ketiga yang tidak kalah penting adalah pembahasan mengenai Kelemahan UMKM dalam menghadapi era digital. Menurut Bapak Roni, beberapa kendala utama yang sering dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan teknis yang dimiliki oleh pengusaha, keterbatasan anggaran finansial serta peralatan pendukung seperti perangkat keras dan akses internet yang stabil, tantangan terkait teknologi dan infrastruktur yang belum merata di semua daerah, serta minimnya sentuhan profesional dalam hal interaksi dengan konsumen yang dapat mempengaruhi citra usaha dan loyalitas pelanggan.
Tak hanya itu, acara ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan pemerintah daerah untuk memberikan pandangan yang lebih luas terkait pengembangan usaha digital. Salah satunya adalah Bapak Muhamad Edy Kurniadi, ST., M.M., yang menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. Beliau menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM melalui berbagai program, termasuk pelatihan-pelatihan yang fokus pada kemampuan digital seperti ini. Kita menyadari bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah, sehingga meningkatkan kapasitas mereka adalah hal yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Bapak Muhamad Edy Kurniadi.
Selain materi pembelajaran, acara juga menyediakan sesi tanya jawab yang sangat aktif, di mana peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha secara online. Beberapa peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang jelas dan praktis tentang cara memulai pemasaran digital tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Tim penyelenggara juga menyampaikan bahwa akan ada program pendampingan lanjutan bagi peserta yang ingin mendalami lebih jauh mengenai strategi pemasaran digital yang sesuai dengan jenis usaha mereka.(kc)





