Surabaya, BeritaTKP.com – Pembantu Rektor 3 Universitas Kartini Surabaya, Dr. Poernomowati, S.H.,M.H.,M.M., meraih gelar Doktor bidang Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (FH Untag). Dr. Poernomowati peroleh gelar doktor ilmu filsfat usai mempertahankan disertasinya berjudul ‘Pendekatan Rule Of Reason Pada Pemeriksaan Perkara Kartel Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha’, Selasa (09/11/2021).
Dalam penelitian disertasinya, Pembantu Rektor 3 Universitas Kartini Surabaya ini menyatakan bahwa adanya kekurangtegasan pengaturan kartel sebagai perbuatan pidana berdasarkan prinsip-prinsip hukum dan lemahnya pengaturan sanksi administratif dan perdata menurut undang-undang.
Di Indonesia, perbuatan kartel sangat dilarang oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (UU 5/1999) dibuat untuk mencegak praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang ditimbulkan oleh pelaku usaha.
Disertasi yang dilakukan oleh Dr. Poernomowati, S.H.,M.H.,M.M., ini membuat para penguji meng-apresiasi hasil ujian dari beliau, dikarenakan sebelum mempresentasikan hasil disertasi nya, beliau menceritakan segala rintangan yang dilalui nya mulai dari mengalami sakit stroke dan ditinggalkan oleh suami nya di awal tahun 2021 ini.
Tim penguji terdiri dari ;
Prof. Dr. L.Budi Kasgramanto SH.,MH.,M.M.
Prof. Dr. Mulyanto Nugroho M.M.,C.M.A.,C.P.A.
Dr. Selamet Suharto S.H.,M.H.
Dr. Endang Prasetyawati S.H.,M.HUM.
Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H.,M.H.,CLA.,CMC.
Dr. Hufron S.H.,M.H.
Dr. Sri Setyadji S.H.,M.Hum.
Prof. Dr. Made Warka S H.,M.Hum.
Prof. Dr. Moch. Isnaeni S.H.,M.S.
Prof. Dr. drg. Hj. Ida Aju Brahmasari Dipi DHE., MPA.
Penanya akademisi atas nama POERNOMOWATI :
- Dimaz Disianto S.H.,M.H.,CPL.,CPCLE.
- Dr. David Hardjo S.H.,M.H.,M.Kn.
- Dr. Rachmat Harjono Tengadi, S.H.,M.H.
Sedikit pesan dari beliau, “Bagi para mahasiswa yang belum nempuh Doktor, tetap semangatt dalam menempuh. Karena perjalanan saya melalui banyak rintangan, mulai dari tahap verifikasi saya kena sakit stroke, dan suami meninggal dunia di tahun 2021 pertengahan, bisa dikatakan saya hampir menyerah dan tidak semangatt, tetapi untungnya saya masih di kelilingi oleh orang-orang baik sehingga saya dipacu oleh promotor dan rekan-rekan saya untuk tetap menyelesaikan disertasi saya. Tetap semangat dan jangan mudah menyerah!,” ujar beliau dengan mata berkaca-kaca. (limbad)








