Kota Batu, BeritaTKP.com – Pemerintah Kota (Pemkab) Batu akan menyalurkan BLT BBM kepada masyarakat terdampak. Namun hal ini masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Diketahui keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kota Batu ada sebanyak 8.744 KPM. “Jumlah ini untuk KMP yang sudah terdata dalam DTKS Kememterian Sosial,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kota Batu Adiek Imam Santoso.
Rinciannya terbanyak ada di Kecamatan Batu. Totalnya ada 3.486 warga. Lalu di Kecamatan Bumiaji sebanyak 3.221 warga dan Kecamatan Junrejo sejumlah 2.037 warga.
Jumlah KPM terbanyak di Kecamatan Batu ada di Kelurahan Temas, yakni 631 KPM. Untuk di Kecamatan Bumiaji, KPM terbanyak di Desa Giripurno, yakni 701 KPM. Dan di Kecamatan Junrejo, KPM terbanyak di Desa Junrejo, yakni 441 KPM.
Adiek Imam Santoso yang biasa disapa akbrab dengan sebutan Dedek ini mengatakan bahwa pihak pemkot sudah siap melakukan pendistribusian BLT. Tinggal menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat. Dinas Sosial Kta Batu masih akan menunggu hinga 3 hari mendatang.
“Setelah itu kami lihat juknis dan juklak apakah masih sama seperti BLT migor (minyak goreng) atau sepeti apa,” ucap Dedek.
Nantinya pendistribusian BLT BBM ini tidak jauh berbeda dengan pembagian BLT minyak goreng. Nantinya akan didistribusikan di 24 kantor desa/kelurahan.
Setiap KPM nanti akan mendapatkan BLT BBM sebesar Rp 300 ribu yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia. Penyaluran BLT BBM itu akan dilakukan dalam dua tahap.
Besaran bantuan BLT BBM yang didapatkan setiap KPM sebesar Rp 600 ribu atau Rp 150 ribu per bulan. Dengan demikian, KPM mendapatkan BLT sebanyak empat bulan, yakni mulai September hingga Desember 2022. (Din/RED)






