Foto: tangkapan layar Instagram/@pipipupu.babyshop.

Sidoarjo, BeritaTKP.com – Seorang bos di Sidoarjo melaporkan 4 karyawannya kepada polisi atas ulah kurang ajarnya yang telah menyebar hoax tentang toko miliknya di sosial media. Keempat karyawan tersebut dilaporkan ke polisi pada tanggal 12 Juli 2023.

Hal ini diungkap oleh akun Instagram @inisurabaya melalui video unggahannya. Dalam caption unggahan tersebut,, 4 karyawan itu diduga takut dikeluarkan oleh bosnya hingga tega menjelekkan nama toko supaya sang bos tidak merekrut karyawan baru.

Bahkan, ketika ada karyawan baru mereka berusaha menakut-nakuti karyawan baru tersebut dengan tujuan tidak betah hingga mengajukan resign kepada bosnya. 2 karyawan bernama Nurina dan Vivi diketahui selama tidak bekerja dengan maksimal bahkan kerap menyepelekan pekerjaan.

Tak hanya itu, saat pemilik toko tengah mencari karyawan baru lewat media sosial, ke-empat karyawan tersebut bekerja sama untuk menjelekkan nama toko hingga pemilik toko. Rencana busuk tersebut dirundingkan ke-empatnya di dalam grub whatsapp. Tidak puas dengan itu, pelaku juga meneror akun pemilik toko lewat DM Instagram dengan kata-kata tidak pantas.

Untuk menyakinkan opini publik, mereka membuat akun anonim kemudian memposting hasil screenshot lowongan kerja toko dengan membubuhi caption yang mengarah kepada penipuan. “Min harap teliti jika toko ini membuka loker krn kasihan korban pelamar sudah puluhan dan zonk! tdk jelas korban mantan karyawan pun sdh banyak” begitu ulasnya.

Keempatnya sudah diperiksa di Polsek Buduran, jajaran Polresta Sidoarjo. Namun pemilik toko sepakat dengan pihak polsek untuk mencabut laporan dan memposting masalah ini di sosial media. (Din/RED)