
Malang, BeritaTKP.com – Sungai di kawasan Jalan Binor RW 14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dipenuhi oleh sampah-sampah. Ternyata sampah-sampah itu terus memenuhi sungai hampir tiap tahun. Biasanya sampah akan memenuhi sungai tersebut saat musim kemarau.
Hal ini dibenarnya oleh Ketua RT 01 setempat, Purnomo. Ia mengatakan jika aliran sungai kurang deras sehingga membuat sampah terus menumpuk. “Setiap tahun selalu terjadi. Sebab, aliran sungai di sini kurang deras. Jadi ketika ada sampah tidak terdorong dan akhirnya menumpuk. Ini masih 4-5 hari aja sudah menutup sungai sepanjang sekitar 15-20 meteran,” ujarnya, dilansir dari detikjatim, Kamis (7/9/2023) kemarin.
Ia mengatakan, persoalan sampah yang memenuhi sungai ini merupakan dampak dari kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. “Karena kurang kepedulian dan kesadaran mereka (orang-orang yang membuang sampah di sungai). Pada akhirnya berdampak ke warga lain. Padahal petugas pengambil sampah di tiap-tiap RT maupun RW sudah ada,” kata Purnomo.
Purnomo menambahkan, bila pentingnya kesadaran untuk tidak membuang sampah pada sungai itu perlu dilakukan sosialisi kepada warga. “Mungkin di wilayah RW 14 maupun wilayah RW lain yang dilewati sungai ini perlu melakukan sosialisasi dan imbauan kepada warga agar tidak membuang sampah ke sungai. Bahkan jika perlu harus ada sanksi. Untuk sanksi kan ada penekannya dari Perda,” sambungnya.
Sementara itu, untuk penanganan sampah yang kini memenuhi di sungai tersebut. Rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan kerja bakti bersama warga untuk membersihkan sungai. “Sudah dikoordinasikan dengan RW 14 ke Kelurahan untuk kerja bakti melakukan pembersihan sungai. Karena ini persoalan bersama nanti dari Kelurahan akan berkomunikasi dengan RW-RW lain yang terkait dengan wilayah sungai,” terang Purnomo.
ia mengimbau agar pembersihan sungai ini tidak ditunda-tunda lagi sampai minggu depan, karena memicu kembalinya sampah menumpuk. “Saya tadi saat menyampaikan ke RW 14 juga mendesak agar pembersihan sungai ini tidak ditunda-tunda sampai minggu depan. Karena tidak menutup kemungkinan jika dibiarkan sampah yang menutup sungai bisa memanjang lebih jauh lagi,” tandas Purnomo. (Din/RED)





