
Magetan, BeritaTKP.com – Seorang kakek kembali menjadi korban atas peristiwa terbakarnya lahan tebu di Kabupaten Magetan untuk yang kedua kalinya. Korban kali ini adalah kakek Mujiono (75), yang dilaporkan terbakar saat membersihkan ladang tebu miliknya.
Sebelum peristiwa itu terjadi, warga asal Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, itu membersihkan daun tebu kering yang ada di lahan tebu miliknya dengan cara dibakar, pada Jumat (14/7/2023) kemarin.
Karena angin berhembus kencang, api dengan cepat menjalar ke lahan tebu milik tetangganya. Ia yang melihat hal itu, lantas berupaya memadamkan api tersebut. Namun, dia justru terkurung di dalam kobaran api.
Beruntung, anak laki-laki Mujiono mengetahui hal itu saat hendak mengantar makanan. Mujiono lalu segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Sayidiman untuk mendapatkan perawatan karena korban mengalami luka.
“Korban saat itu sedang mencoba memadamkan api yang menjalar ke lahan tebu milik tetangganya. Hingga akhirnya terluka karena angin yang besar turut membuat api cepat menyebar,” kata Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo, Jumat (14/7/2023) kemarin.
Kondisi Mujiono saat ini sudah stabil dan sadar. Namun, tangan dan kakinya mengalami luka bakar dan menjalani pemulihan dengan dirawat inap di Ruang Rawat Inap Arjuna RSUD dr Sayidiman.
Berdasarkan data Polres Magetan, peristiwa serupa pernah terjadi pada Minggu (9/7/2023) lalu. Seorang pria lanjut usia bernama Sukarno, warga asal Desa Tinap, Kecamatan Sukomoro, ditemukan tewas terpanggang setelah membersihkan dedaunan kering di lahan tebu, desa setempat. (Din/RED)





