Ngawi, BeritaTKP.com – Wachid (51), warga Desa Gayam, Kendal, Ngawi, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan luka tusukan benda tajam pada dada. Jasad Wachid ditemukan di ruang tamu rumah kontrakannya yang berada di desa setempat.
Sang putra kandung Wachid yakni Fahri Wahyu Erfanto (19), tidak berada di lokasi. padahal bisa dibilang Fahri lah yang bertugas menjaga keseharian ayahnya yang tengah sakit stroke sejak setahun lalu.
Jasad bapak tiga anak itu pertama kali ditemukan oleh Erika Sekar Ayu, putri korban yang saat itu berkunjung bersama suaminya. Sekar tak mendapatkan jawaban saat hendak masuk ke rumah dan mengunjungi sang ayah.
Saat pintu dibuka paksa, dia kaget ketika melihat sang ayah sudah meninggal bersimbah darah. Dia pun meminta tolong pada warga sekitar hingga diteruskan kabar itu ke pihak kepolisian.
Namun, di saat kondisi genting seperti itu, sang adik justru tidak terlihat, seperti menghilang. “Pulang kerja, lampu rumah itu mati, bapak saya panggil sudah tidak menjawab. Ternyata sudah meninggal ada luka tusuk di bagian dada. Bekas tusukan benda tajam. Saya tidak tahu pelakunya, yang jelas Bapak itu ada di rumah sehari-hari dengan adik saya. Ini gak tahu saya dia ada di mana,” kata Erika, Jumat (9/9/2022) kemarin.
Suyadi, Sekdes Gayam pun membenarkan bahwa pihaknya juga tak melihat keberadaan Fahri yang biasa menunggu ayahnya yang sudah lama terbaring sakit itu. Pun, dia menyebut Wachid dan keluarganya mengontrak di Desa Gayam.
“Sudah ijin kontrak di sini, ya kami tidak menyangka ada kejadian seperti ini. Anak laki-laki korban yang biasa bersama korban ini tidak diketahui keberadaannya,” kata Suyadi.
Polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara dan setelah itu jenazah Wachid dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk diautopsi. (Din/RED)






