
Tangerang Selatan, BeritaTKP.com – Seorang prajurit TNI Angkatan Darat diduga melakukan penganiayaan terhadap pengemudi taksi online setelah terjadi senggolan kendaraan di kawasan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Insiden tersebut sempat viral di media sosial.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan kejadian itu bermula dari perselisihan di jalan setelah kendaraan keduanya bersenggolan.
“Berdasarkan pendalaman awal, insiden tersebut terjadi karena perselisihan akibat senggolan kendaraan,” ujar Donny dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Setelah kejadian itu mencuat, Denpom Jaya/1 Tangerang langsung berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan untuk menangani perkara tersebut.
Donny menyampaikan bahwa pada Senin (2/3/2026) malam, oknum prajurit yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut telah diamankan di Madenpom Jaya/1 Tangerang untuk menjalani pemeriksaan.
“Saat ini oknum prajurit yang terlibat sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Denpom Jaya/1 Tangerang. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Penyelidikan dilakukan dengan mendalami kronologi kejadian, memeriksa saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
Aksi Penganiayaan Viral di Media Sosial
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video penganiayaan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria yang diduga oknum prajurit TNI melakukan kekerasan terhadap sopir taksi online.
Korban terlihat dipukul, ditendang, bahkan dibanting ke aspal. Dalam video itu juga tampak tangan korban diborgol.
Tidak hanya itu, pelaku juga terlihat menodongkan benda yang diduga pistol ke arah kepala korban, sementara beberapa orang di sekitar lokasi berusaha melerai.
Pihak TNI AD menegaskan akan menindak tegas prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai aturan hukum dan disiplin militer yang berlaku.(æ/red)





