Situbondo, BeritaTKP.com – Seorang lansia bernama Sukdin (60), warga asal Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, ditemukan tewas membusuk di tengah area perkebunan tebu, pada Minggu (21/5/2023) kemarin, usai sebelumnya dilaporkan menghilang sejak Minggu (14/5/2023) lalu.
Jenazah Sukdin ditemukan terlentang di area kebun tebu, di Desa Awar-Awar, yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari tempat sepeda motor milik Sukdin diparkir, yakni di dekat tugu perbatasan antara Desa Awar-Awar dengan Desa Bantal Kecamatan Asembagus.

Mayat tersebut ditemukan oleh warga bernama Erfandi (45), warga kampung Tenggara Desa Bantal saat mencari rumput dan daun tebu. Erfandi mencium bau busuk menyengat hidung. Ternyata, aroma itu berasal dari mayat Sukdin yang sudah membusuk.
Pihak desa kemudian melaporkan temuan mayat tersebut ke Polsek Asembagus, untuk mendapatkan penanganan dari pihak kepolisian dan rumah sakit guna memastikan identitas mayat serta penyebab tewasnya korban.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto menegaskan, bahwa mayat tersebut adalah Sukdin, yang dinyatakan hilang seminggu yang lalu. “Keluarganya mengecek langsung dan memastikan bahwa mayat itu adalah Sukdin,” ucapnya.
Sekitar pukul 18.35 WIB, Tim Inafis Polres Situbondo datang ke lokasi penemuan mayat dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Setelah itu, mayat Sukdin dievakuasi dan langsung diabwa ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo. “Jenazah koran diangkut menggunakan Ambulans dari Puskesmas Asembagus untuk dilakukan pemeriksaan medis,” tegasnya.
Sruwi menyatakan, operasi SAR gabungan untuk mencari orang hilang di Desa Awar-Awar Kecamatan Asembagus resmi ditutup setelah korban diserahkan kepada keluarga dan pihak terkait. “Seluruh anggota tim SAR gabungan dikembalikan kepada kesatuan masing – masing,” imbuh Sruwi.
Diketahui korban sebelum dinyatakan menghilang, ia berpamitan kepada keluarganya untk emncari rumput. Namun setelah mencari rumput, ia keluar rumah lagi, sekitar pukul 08.00 WIB tanpa pamit kepda keluarganya. (Din/RED)





