Nganjuk, BeritaTKP.com – Memperingati dan menutup kemeriahan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-78 LSM Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan (GAKK) DPD Nganjuk menggelar acara kesenian kuda kepang pada Minggu (3/9/23) siang.
Acara kesenian ini digelar di Jalan Sadewa, Putukrejo, Loceret, Nganjuk. Keseian kuda kepang Garudo Seto ini yang dihadirkan dalam acara berasal dari Dusun Ploso, Desa Sukoharjo, dibawah pimpinan bopo Agung.
Perlu diketahui kesenian kuda kepang atau kuda lumping ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu atau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna.
Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut.
Jaran Kepang merupakan bagian dari pagelaran tari Reog. Meskipun tarian ini berasal dari Jawa, Indonesia, tarian ini juga diwariskan oleh kaum Jawa yang menetap di Sumatra Utara dan di beberapa daerah di luar Indonesia seperti di Malaysia, Suriname, Hong Kong, Jepang , Singapura , Inggris , dan Amerika.
Ketua DPD LSM GAKK Sumarno mengatakan bahwa ia akan terus menggelar acara-acara kesenian dari berbagai daerah lainnya untuk momen seperti ini agar generasi muda sekarang mengenal tradisi dan kesenian lokal diera modern agar kesenian dan tradisi yang telah turun temurun ini tidak hilang terkikis perkembangan zaman.
Selain anggota LSM GAKK hadir juga masyarakat, rekan media dan anggota dari LSM lainnya yang turut mendukung kegiatan ini. (bob)





