ILUSTRASI

Bogor, BeritaTKP.com – Seorang sekuriti disebuah perumahan di Kota Bogor, Jawa Barat, tega memperkosa seorang remaja perempuan penyadang disabilitas.

“Korban berinisial GS ini anak disabilitas menjadi korban pemerkosaan,” ujar Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, Selasa (6/9/2022).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (26/8/2022) malam sekitar pukul 21.30 WIB di pinggir danau yang berada di taman perumahan di Kota Bogor itu bermula saat GS yang berusia 13 tahun bertemu dengan pelaku berinisial AJ (23).

“Korban sebelumnya izin ke orangtuanya untuk mengambil HP yang ketinggalan di klinik. Sebelum pulang, GS bermain di danau sekitar perumahannya,” kata Ferdy.

Karena tak kunjung pulang, orang tua korban sempat mencari GS sampai pukul 01.00 WIB namun tidak juga ditemukan.

Pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, korban pulang ke rumah dengan kondisi lusuh. Melihat itu, orang tua korban merasa curiga.

“Saat ditanya orangtuanya, korban mengaku diperkosa seorang pria di danau,” jelas Ferdy.

Kepada wartawan saat jumpa pers, AJ menjelaskan perihal kronologi pemerkosaan yang dilakukannya itu.

“Pertama kan saya lagi nongkrong di situ, terus dia datang di situ. rayu, ajak nongkrong, ngobrol,” kata AJ kepada wartawan.

AJ mengaku bahwa awalnya dirinya tidak mengetahui kalau korban GS yang berusia 13 tahun itu adalah penyandang disabilitas.

“Sebelumnya saya enggak tahu dia begitu (disabilitas_red). Saya enggak tahu menahu dia punya keterbelakangan mental,” katanya.

Adapun motif pemerkosaan, kata AJ, karena terdorong hawa napsu tanpa ada iming-iming.

“Ngobrol terus dipegang-pegang. Terus diajak tiduran. Iya Napsu aja,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto, memastikan bahwa AJ bukan sekuriti di perumahan yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu, melainkan sekuriti di perumahan lain.

“Tapi bukan sekuriti di perumahan yang jadi lokasi TKP,” tegasnya. (RED)